Mengenal Memori Jangka Pendek
- 23 Feb 2026 13:37 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Short-term memory atau memori jangka pendek adalah kapasitas otak dalam mengingat informasi dalam jumlah kecil dan jangka waktu yang tidak lama. Pada beberapa kasus, ingatan jangka pendek ini dapat menghilang, sehingga perlu untuk melatih ingatan jangka pendek. Jika ingatan jangka pendek tidak dilatih, maka ingatan itu tidak bertahan lama dan akan hilang.
Menurut ahli, manusia pada umumnya dapat menyimpan 5-9 informasi dalam memori jangka pendek. Bila informasi dalam memori jangka pendek ingin bertahan lebih lama, maka perlu dipindahkan ke memori jangka panjang. Caranya dengan melatih memori jangka pendek tersebut.
Pada beberapa orang, memori jangka pendek mudah hilang karena beberapa faktor. Kurang tidur dapat menyebabkan hilangnya memori jangka pendek atau short-term memory loss, karena otak tidak memiliki waktu yang cukup untuk membuat daya tampung bagi informasi yang akan diterima. Selain itu, kekurangan nutrisi, konsumsi alkohol, tembakau, dan narkoba juga dapat menyebabkan seseorang mudah kehilangan memori jangka pendek.
Ketergantungan pada gawai juga dapat memengaruhi gangguan pada memori jangka pendek, karena otak menjadi ketergantungan dengan informasi yang disediakan oleh aplikasi-aplikasi pada gawai dibandingkan dengan mengandalkan ingatan sendiri sehingga dapat menurunkan fungsi otak. Cedera kepala dan banyaknya tekanan mental membuat otak sulit fokus sehingga dapat menyebabkan gangguan pada memori jangka pendek.
Selain sebab-sebab tersebut, beberapa obat resep dan obat bebas dapat menyebabkan gangguan memori jangka pendek sementara. Memori jangka pendek juga berkaitan dengan kondisi medis seperti Alzheimer dan hormon tiroid yang kurang aktif.
Ada beberapa aktivitas yang dapat dilakukan untuk mempertajam memori jangka pendek. Aktivitas tersebut di antaranya, mencoba keterampilan baru dan melakukan permainan yang dapat mengasah otak, mencatat daftar tugas harian, melakukan olahraga minimal 150 menit perhari, serta menyempatkan waktu untuk bertukar pikaran dengan teman agar dapat melatih otak berfikir. Selain aktivitas tersebut pola hidup juga harus diperbaiki, memperbaiki pola tidur, mengkonsumsi makanan bergizi dan membatasi konsumsi gula, serta menghindari merokok dan alkohol juga dapat membantu mempertajam memori jangka pendek.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....