Mikroplastik Mengintai Sayur dan Buah

  • 03 Feb 2026 09:50 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, BANDAR LAMPUNG : Mikroplastik kini tidak hanya mencemari laut, tetapi juga ditemukan pada sayuran dan buah yang dikonsumsi sehari-hari. Partikel plastik berukuran sangat kecil ini masuk ke rantai pangan tanpa disadari, sehingga berpotensi berdampak pada kesehatan manusia.

Mikroplastik dapat berasal dari penggunaan mulsa plastik di lahan pertanian, air irigasi yang tercemar, serta pupuk atau kompos yang mengandung limbah plastik. Seiring waktu, partikel tersebut terurai menjadi ukuran mikro dan menempel di tanah maupun air yang diserap tanaman.

Penelitian menunjukkan bahwa akar tanaman mampu menyerap mikroplastik berukuran sangat kecil, lalu mendistribusikannya ke batang, daun, hingga buah. Sayuran daun seperti selada dan bayam serta buah-buahan tertentu dilaporkan memiliki potensi lebih besar terpapar karena permukaan dan sistem akarnya.

Dampak mikroplastik bagi kesehatan masih terus diteliti, namun sejumlah studi mengaitkannya dengan peradangan, gangguan hormon, dan risiko akumulasi zat kimia berbahaya yang menempel pada partikel plastik. Jika terakumulasi dalam jangka panjang, mikroplastik dikhawatirkan memicu masalah kesehatan yang lebih serius.

Meski sulit dihindari sepenuhnya, paparan mikroplastik dapat dikurangi dengan mencuci sayur dan buah menggunakan air mengalir, mengupas kulit buah tertentu, serta memilih produk pertanian yang menerapkan praktik ramah lingkungan. Pengurangan penggunaan plastik sekali pakai juga menjadi langkah penting untuk menekan pencemaran sejak dari sumbernya.

Kesadaran akan keberadaan mikroplastik pada pangan segar perlu terus ditingkatkan. Dengan perubahan pola konsumsi dan pengelolaan lingkungan yang lebih baik, risiko mikroplastik terhadap kesehatan dapat diminimalkan secara bertahap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....