Dosen Perikanan Polinela Identifikasi Potensi Penangkapan Ikan di Teluk Hurun
- 05 Sep 2026 08:09 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung- Tim dosen Pragram Studi Teknologi Cerdas Penangkapan Ikan, Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melaksanakan penelitian untuk mengidentifikasi daerah potensi penangkapan ikan di perairan Teluk Hurun, Lampung.
Penelitian yang didanai melalui DIPA Polinela dengan judul “Identifikasi Zona Potensi Penangkapan Ikan di Teluk Hurun, Lampung Berbasis Integrasi Data Satelit Sentinel-2, CMEMS, dan Data In Situ”, memanfaatkan data pengukuran langsung di lapangan dan teknologi penginderaan jauh. Penelitian ini diketuai oleh Nur Rizki Sari, S.Kel., M.Pi., bersama Lalik Salistia Citra, S.Pi., M.Pi., Fatimah Alhafizoh, S.Si., M.Si, serta Mahasiswa yang terlibat dalam proses penelitian.
Dalam kegiatan penelitian, tim melakukan pengambilan data in situ menggunakan Concerto, alat pengukur parameter oseanografi hasil hibah kerja sama antara Polinela dan LOCEAN (Laboratoire d'Océanographie et du Climat). Pengukuran tersebut dilakukan untuk memperoleh data kondisi perairan secara langsung, terutama klorofil-a dan suhu permukaan laut (SPL).
Data hasil pengukuran in situ selanjutnya digunakan untuk memvalidasi data penginderaan jauh yang digunakan dalam penelitian. Untuk parameter klorofil-a, tim memanfaatkan Citra Sentinel-2A, sedangkan data suhu permukaan laut diperoleh dari CMEMS (Copernicus Marine Environment Monitoring Service).
Dari hasil pengolahan yang telah dilakukan, diketahui bahwa nilai maksimum klorofil-a di perairan Teluk Hurun mencapai 7,7 μg/L. Nilai tersebut telah melalui proses validasi menggunakan data in situ yang diperoleh dari pengukuran menggunakan Concerto.
Menurut Nur Rizki Sari, hasil tersebut menjadi salah satu informasi awal dalam melihat kondisi produktivitas perairan Teluk Hurun.
“Nilai klorofil-a maksimum yang diperoleh mencapai 7,7 μg/L dan hasil tersebut telah divalidasi menggunakan data in situ. Selanjutnya, data klorofil-a dan suhu permukaan laut akan dianalisis lebih lanjut untuk menentukan daerah yang berpotensi menjadi daerah penangkapan ikan,” jelasnya.
Hasil pengolahan klorofil-a dan SPL selanjutnya akan diintegrasikan untuk mengidentifikasi wilayah yang memiliki kondisi perairan yang berpotensi mendukung keberadaan ikan. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan informasi spasial yang dapat mendukung kegiatan perikanan tangkap di Teluk Hurun serta menjadi bagian dari pemanfaatan teknologi penginderaan jauh dalam pengelolaan sumber daya perikanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....