Keberlanjutan Jadi Strategi Bisnis, Telkomsel Perluas Dampak Sosial & Lingkungan

  • 08 Jun 2026 11:35 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Telkomsel menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan dampak yang bermakna melalui bisnis yang berkelanjutan dengan mengedepankan tiga pilar utama, yakni Jaga Cita, Jaga Data, dan Jaga Bumi. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memberdayakan masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Komisaris Utama Telkomsel sekaligus Wakil Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Diaz F.M. Hendropriyono, mengatakan dunia usaha memiliki peran penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim melalui penerapan praktik bisnis yang lebih ramah lingkungan.

“Perubahan iklim adalah tantangan nyata yang dampaknya sudah dan akan semakin dirasakan. Dunia usaha perlu mengambil peran lebih besar untuk mendorong praktik yang lebih hijau dan berkelanjutan. Saya mengapresiasi Telkomsel yang, meskipun tidak berada di sektor ekstraktif, tetap menunjukkan kepedulian nyata terhadap keberlanjutan,” ujar Diaz dalam keterangan resmi, Senin 8 Juni 2026.

Menurutnya, perusahaan yang menjalankan prinsip keberlanjutan secara konsisten akan memperoleh kepercayaan lebih besar dari masyarakat serta memiliki nilai tambah bagi generasi mendatang.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Telkomsel meyakini bahwa perusahaan tidak mungkin maju sendirian tanpa lingkungan dan masyarakat di sekitarnya ikut berkembang. Sebesar apa pun pertumbuhan yang kita capai, semuanya akan kehilangan makna jika lingkungan tidak terjaga dan kualitas hidup masyarakat ikut menurun,” kata Nugroho.

Melalui pilar Jaga Cita, Telkomsel berupaya memperluas akses digital dan memberdayakan masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam ekonomi digital. Sepanjang 2025, perusahaan melayani 156,1 juta pelanggan seluler dan 10,3 juta pelanggan IndiHome B2C yang didukung lebih dari 293 ribu BTS di seluruh Indonesia, termasuk di lebih dari 360 desa yang sebelumnya belum terjangkau layanan telekomunikasi.

Selain itu, Telkomsel juga membina sekitar 90 ribu pelajar, pelaku UMKM, komunitas, dan talenta muda melalui berbagai program sosial berbasis digital. Perusahaan turut memperkuat kompetensi sumber daya manusia melalui pengembangan keahlian di bidang kecerdasan artifisial (AI), keamanan siber, dan data science.

Pada pilar Jaga Data, Telkomsel terus memperkuat perlindungan data pelanggan melalui penerapan tata kelola dan sistem keamanan informasi yang mengacu pada standar internasional, seperti ISO 27001, ISO 27701, dan ISO 25010.

Sementara melalui pilar Jaga Bumi, perusahaan menjalankan berbagai inisiatif untuk mengurangi dampak lingkungan dari operasional bisnis. Hingga 2025, sebanyak 361 BTS Telkomsel telah memanfaatkan energi terbarukan yang berasal dari panel surya dan mikrohidro.

Telkomsel juga mencatat seluruh limbah elektronik telah dikelola melalui skema recycle, reuse, dan refurbish. Selain itu, 100 persen kemasan kartu SIM telah menggunakan material kertas yang lebih ramah lingkungan.

Sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi karbon, perusahaan melakukan penanaman lebih dari 12 ribu pohon mangrove sepanjang 2025 serta memperkuat ketahanan infrastruktur telekomunikasi terhadap dampak perubahan iklim.

Dampak ekonomi dari operasional perusahaan juga terus dirasakan oleh berbagai pemangku kepentingan. Sepanjang 2025, Telkomsel mendistribusikan kembali sekitar 83 persen dari total pendapatannya kepada pemerintah, pemegang saham, pemasok dalam rantai pasok, dan karyawan. Kontribusi tersebut turut didukung oleh lebih dari 235 ribu mitra outlet ritel yang tersebar di berbagai daerah.

Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menekankan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan tujuan keberlanjutan.

“Perjalanan menuju bisnis berkelanjutan hanya bisa dijalankan melalui kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan. Telkomsel ingin terus mendorong kolaborasi agar kita bisa bergerak bersama menciptakan dampak nyata bagi Indonesia,” ujarnya.

Telkomsel juga menjalankan berbagai program keberlanjutan sebagai bagian dari implementasi strategi GoZero Telkom Group. Ke depan, perusahaan berkomitmen terus mendukung target pengurangan emisi dan pencapaian Net Zero Emission 2060 yang dicanangkan Telkom Group.

Melalui penguatan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan, Telkomsel berharap dapat terus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....