UMKM Craft Andalkan Storytelling untuk Pikat Konsumen
- 25 Apr 2026 22:20 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID., Bandarlampung: Pelaku UMKM kerajinan tangan kini menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat, baik dari produk lokal maupun produk massal yang beredar luas. Dalam kondisi tersebut, strategi pemasaran kreatif menjadi kebutuhan penting agar produk craft tetap memiliki daya tarik di mata konsumen.
Bagi Winda dari RumahKupuCraft, storytelling menjadi salah satu senjata utama yang dapat membantu UMKM bertahan dan berkembang. Menurutnya, cerita di balik sebuah produk mampu menciptakan kedekatan emosional antara pembuat dan pembeli.
Ia menjelaskan bahwa konsumen saat ini tidak lagi hanya melihat fungsi atau bentuk sebuah produk. Mereka juga ingin mengetahui filosofi desain, proses pembuatan, serta nilai budaya yang melekat pada karya tersebut.
“Kadang konsumen tidak hanya membeli barang, tapi juga cerita di balik produk itu,” ujar Winda. Cerita tersebut, lanjutnya, dapat menjadi pembeda ketika banyak produk serupa hadir di pasar dengan tampilan yang hampir sama.
Winda mencontohkan narasi tentang motif kain tapis Lampung, seperti pucuk rebung dan kapal, yang memiliki makna budaya tersendiri. Melalui penjelasan tersebut, konsumen dapat memahami bahwa produk craft bukan sekadar barang pakai, melainkan karya yang menyimpan identitas dan warisan budaya.
Selain filosofi motif, konten behind the scenes atau proses pembuatan juga dinilai penting untuk meningkatkan apresiasi konsumen. Dengan memperlihatkan kerja tangan, ketelitian, dan tantangan produksi, UMKM craft dapat membangun nilai produk sekaligus memperkuat hubungan dengan pembeli.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....