IHSG Melemah di Pekan Pertama Oktober 2026
- 03 Okt 2026 16:01 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan sepanjang perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 28 September hingga 2 Oktober 2026. Berdasarkan data IDX Weekly Statistics di laman idx.co.id, IHSG bergerak turun pada sebagian besar sesi perdagangan sebelum ditutup menguat pada akhir pekan.
Pada Senin, 28 September 2026, IHSG berada di level 6.147,859. Indeks kemudian melemah pada Selasa, 29 September, menjadi 6.121,700, atau turun sekitar 0,43 persen dibandingkan hari sebelumnya.
| Baca juga: IHSG Menguat di Pekan Ketiga Juli 2026 |
Tekanan berlanjut pada Rabu, 30 September 2026. IHSG turun ke level 6.071,138, atau melemah sekitar 0,83 persen dari penutupan sebelumnya. Penurunan kembali terjadi pada Kamis, 1 Oktober, ketika IHSG berada di kisaran 6.009,502, sekaligus menjadi level terendah dalam periode perdagangan tersebut.
Memasuki perdagangan Jumat, 2 Oktober 2026, IHSG mulai menunjukkan penguatan. Indeks ditutup pada level 6.036,888, naik sekitar 0,46 persen dibandingkan penutupan sehari sebelumnya.
| Baca juga: IHSG Menguat di Pekan Kedua Juli 2026 |
Secara keseluruhan, IHSG mengalami penurunan sekitar 1,81 persen dari level 6.147,859 pada 28 September menjadi 6.036,888 pada 2 Oktober 2026. Dengan demikian, penguatan pada perdagangan terakhir belum mampu mengimbangi penurunan yang terjadi sejak awal pekan.
Dari sisi aktivitas perdagangan, BEI mencatat total volume transaksi pada pekan tersebut mencapai sekitar 251,846 miliar saham, dengan nilai transaksi sekitar Rp63,126 triliun. Data tersebut menggambarkan aktivitas perdagangan saham yang tetap berlangsung cukup besar di tengah tekanan terhadap pergerakan IHSG.
Pergerakan IHSG selama periode tersebut menunjukkan pasar saham Indonesia berada dalam kondisi fluktuatif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....