IHSG Menguat di Pekan Ketiga Juli 2026

  • 19 Jul 2026 11:59 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menorehkan kinerja positif sepanjang perdagangan 13–17 Juli 2026. Berdasarkan data statistik mingguan Bursa Efek Indonesia (BEI) di laman idx.co.id, IHSG ditutup di level 6.175,535, atau naik 4,24 persen dibandingkan posisi penutupan pekan sebelumnya yang berada di level 5.924,360.

Pergerakan indeks menunjukkan tren kenaikan yang konsisten selama lima hari perdagangan. Pada awal pekan, Senin (13/7), IHSG ditutup di level 6.037,842, kemudian bergerak tipis menguat ke 6.039,521 pada Selasa (14/7). Kenaikan berlanjut pada Rabu (15/7) menjadi 6.041,972, sebelum melonjak ke 6.108,209 pada Kamis (16/7), dan akhirnya mengakhiri perdagangan Jumat (17/7) di level 6.175,535.

Meningkatnya IHSG juga diikuti dengan lonjakan aktivitas transaksi di pasar saham. Rata-rata volume perdagangan harian tercatat mencapai 26,174 miliar saham, meningkat 27,75 persen dibandingkan rata-rata pekan sebelumnya yang sebesar 20,488 miliar saham. Selama sepekan, total volume transaksi mencapai 130,871 miliar saham.

Dari sisi nilai transaksi, BEI mencatat total nilai perdagangan sebesar Rp69,953 triliun atau sekitar US$3,875 miliar. Dengan demikian, rata-rata nilai transaksi harian selama periode tersebut berada di kisaran Rp13,99 triliun, mencerminkan tingginya minat pelaku pasar untuk bertransaksi.

Tidak hanya volume dan nilai transaksi yang meningkat, frekuensi perdagangan juga mengalami pertumbuhan. Rata-rata frekuensi transaksi harian mencapai sekitar 2,33 juta kali, atau naik 24,60 persen dibandingkan rata-rata pekan sebelumnya yang sebesar 1,87 juta kali transaksi.

Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia turut mencatatkan kenaikan. Hingga penutupan perdagangan 17 Juli 2026, nilai kapitalisasi pasar mencapai sekitar Rp10.749 triliun, meningkat 3,95 persen dari posisi akhir pekan sebelumnya sebesar Rp10.340 triliun.

Di tengah penguatan pasar tersebut, investor asing masih membukukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp638,05 miliar sepanjang pekan 13–17 Juli 2026. Namun, secara kumulatif sejak awal tahun, investor asing masih mencatatkan jual bersih (net sell) sekitar Rp75,71 triliun. Secara keseluruhan, data perdagangan pekan ini mencerminkan membaiknya sentimen di pasar modal Indonesia yang ditopang oleh kenaikan IHSG dan meningkatnya aktivitas transaksi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....