IHSG Melemah di Pekan pertama Juni 2026

  • 08 Jun 2026 14:58 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat pelemahan sepanjang periode perdagangan 2–5 Juni 2026. Berdasarkan data IDX Weekly Statistics yang dirilis melalui situs idx.co.id., indeks ditutup di level 5.594,765 pada Jumat (5/6), lebih rendah dibandingkan posisi awal pekan yang berada di level 6.195,427.

Perdagangan pekan tersebut diawali dengan kinerja positif pada Selasa (2/6), saat IHSG berada di level 6.195,427. Namun, pada hari-hari berikutnya tekanan jual mulai mendominasi pasar sehingga pergerakan indeks berbalik arah dan terus mengalami koreksi hingga akhir pekan.

Pada perdagangan Rabu (3/6), IHSG turun ke posisi 5.941,066. Pelemahan berlanjut pada Kamis (4/6) dengan indeks berada di level 5.839,785. Sementara pada Jumat (5/6), IHSG kembali terkoreksi dan menutup perdagangan di level 5.594,765, yang menjadi posisi terendah selama periode tersebut.

Secara keseluruhan, IHSG mengalami penurunan sekitar 600 poin atau hampir 10 persen dalam kurun waktu empat hari perdagangan. Koreksi terbesar terjadi pada sesi perdagangan terakhir pekan itu, ketika indeks turun lebih dari 240 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya.

Meski indeks bergerak melemah, aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia tetap berlangsung cukup aktif. Selama periode 2–5 Juni 2026, total volume perdagangan tercatat mencapai 134,511 miliar saham. Angka tersebut menunjukkan tingginya frekuensi transaksi yang dilakukan pelaku pasar di tengah volatilitas pasar saham.

Dari sisi nilai transaksi, BEI mencatat total transaksi selama sepekan mencapai Rp107,87 triliun. Volume perdagangan harian tertinggi terjadi pada Rabu (3/6) sebesar 36,30 miliar saham, sedangkan nilai transaksi terbesar tercatat pada Jumat (5/6) yang mencapai Rp31,71 triliun.

Data perdagangan tersebut menunjukkan bahwa meskipun pasar saham sedang mengalami tekanan, minat investor untuk bertransaksi masih relatif kuat. Pelaku pasar masih mencermati berbagai sentimen ekonomi global maupun domestik yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan IHSG pada pekan-pekan berikutnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....