Perusahaan dengan Hasil IPO terbesar di Bursa Efek Indonesia
- 17 Jul 2026 15:25 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) menjadi salah satu langkah strategis perusahaan untuk memperoleh pendanaan dari pasar modal. Seiring berkembangnya Bursa Efek Indonesia (BEI), sejumlah emiten berhasil mencetak sejarah dengan menghimpun dana jumbo saat melantai di bursa.
Berdasarkan data yang dirilis idx.co.id, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) masih menjadi perusahaan dengan nilai IPO terbesar sepanjang sejarah BEI. Perusahaan teknologi tersebut berhasil menghimpun dana sekitar Rp21,9 triliun ketika resmi mencatatkan sahamnya di bursa pada 2021. Pencapaian itu juga menandai IPO perdana dari perusahaan rintisan berstatus unicorn di Indonesia.
Posisi kedua ditempati oleh PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel. Anak usaha Telkom Indonesia tersebut meraih dana IPO sebesar Rp18,79 triliun. Sebagai salah satu perusahaan penyedia infrastruktur menara telekomunikasi terbesar di Asia Tenggara, Mitratel memanfaatkan dana hasil penawaran umum untuk memperkuat ekspansi bisnisnya.
Di peringkat berikutnya terdapat PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp15,8 triliun melalui IPO pada 2022. Aksi korporasi ini menjadi salah satu penawaran saham terbesar di kawasan Asia Tenggara dan menarik perhatian investor domestik maupun global.
| Baca juga: Kenali Istilah-Istilah Dasar di Dunia Saham |
Sementara itu, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) juga masuk dalam daftar IPO terbesar di BEI. Emiten sektor pertambangan tersebut menghimpun dana sekitar Rp10,7 triliun ketika melantai di bursa pada 2023. Besarnya dana yang diperoleh menunjukkan tingginya minat investor terhadap sektor sumber daya alam di Indonesia.
Daftar lima besar IPO terbesar kemudian dilengkapi oleh PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR). Perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan batu bara metalurgi tersebut berhasil mengantongi dana sekitar Rp9,2 triliun dari penawaran saham perdana, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu emiten tambang dengan penghimpunan dana terbesar di pasar modal Indonesia.
Keberhasilan sejumlah perusahaan menghimpun dana puluhan triliun rupiah melalui IPO mencerminkan semakin matangnya pasar modal Indonesia sebagai sumber pembiayaan jangka panjang. Selain memberikan alternatif pendanaan bagi perusahaan, aksi IPO berskala besar juga memperluas pilihan investasi bagi masyarakat sekaligus meningkatkan likuiditas dan daya tarik Bursa Efek Indonesia di mata investor.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....