IPO Pertama di Tahun 2026, Harga Saham WBSA Melonjak hingga 300 Persen

  • 20 Apr 2026 08:42 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung – Aktivitas pasar modal Indonesia pada awal 2026 diwarnai kehadiran emiten baru, PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA), yang menjadi perusahaan pertama mencatatkan saham di tahun ini. Mengacu pada data dari Bursa Efek Indonesia, WBSA resmi melantai di bursa pada 10 April 2026 dengan harga penawaran perdana sebesar Rp168 per saham.

Dalam penawaran umum perdana tersebut, perusahaan melepas sekitar 1,8 miliar saham kepada publik atau setara dengan 20,75 persen dari total modal disetor. Dari aksi korporasi ini, perseroan berpeluang menghimpun dana lebih dari Rp300 miliar. Kinerja saham WBSA terpantau langsung melesat sejak hari pertama perdagangan. Saham ini konsisten menyentuh batas auto rejection atas (ARA), mencerminkan tingginya antusiasme investor terhadap saham pendatang baru tersebut.

Dalam waktu kurang dari dua pekan, berdasarkan data stockbit sekuritas tanggal 17 April 2026, harga saham WBSA tercatat mengalami lonjakan signifikan hingga sekitar 300 persen dibandingkan harga awal saat IPO. Menanggapi pergerakan yang tidak biasa tersebut, Bursa Efek Indonesia menetapkan status Unusual Market Activity (UMA) terhadap saham WBSA.

Status ini merupakan bentuk pengawasan bursa dan tidak secara langsung menunjukkan adanya pelanggaran, melainkan sebagai sinyal bagi investor untuk lebih waspada terhadap potensi risiko. Lonjakan harga saham WBSA menjadikannya salah satu emiten dengan performa paling menonjol di awal tahun 2026. Kehadirannya turut memberikan warna positif di tengah dinamika pasar sekaligus membuka peluang bagi investor yang membidik saham dengan pertumbuhan agresif

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....