Influencer Jadi Kunci Edukasi Publik Sensus Ekonomi 2026

  • 10 Des 2025 11:20 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandarlampung: Peran media dan influencer dinilai semakin vital dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), terutama untuk menjangkau pelaku usaha berbasis digital dan UMKM yang memanfaatkan media sosial sebagai kanal utama usaha. Hal tersebut disampaikan Pimpinan Redaksi Lampung Geh, Dian Wahyu Kusuma, dalam pemaparannya mengenai urgensi literasi publik dan komunikasi digital dalam pendataan ekonomi nasional, Selasa (9/12/2025).

Dian menekankan ekosistem digital kini membentuk perilaku ekonomi baru, mulai dari e-commerce, kreator konten, hingga bisnis berbasis internet. Karena itu, strategi komunikasi SE2026 tidak dapat lagi mengandalkan pendekatan konvensional.

“Influencer dapat menjadi pembawa pesan yang dekat dengan audiens digital, mengedukasi pentingnya pendataan ekonomi, serta meningkatkan partisipasi pelaku usaha,” ujar Dian Wahyu Kusuma.

Menurutnya, karakteristik dunia digital membutuhkan pendekatan yang lebih interaktif. Konten edukasi, testimoni pelaku UMKM, hingga siaran langsung dinilai menjadi sarana efektif untuk membangun pemahaman publik terhadap manfaat sensus ekonomi. Ia menilai sentuhan kreatif juga dibutuhkan agar SE2026 dipahami sebagai kegiatan modern, inklusif, dan relevan bagi masyarakat digital.

Dian juga mengaitkan peran media dengan fungsi demokrasi. Ia menjelaskan jurnalisme memiliki tanggung jawab menjaga transparansi, akuntabilitas, dan memastikan masyarakat menerima informasi akurat untuk berpartisipasi dalam proses publik. Tantangan baru dalam era digital seperti banjir informasi, hoaks, tekanan kecepatan, dan menurunnya kepercayaan publik. Hal tersebut menjadi alasan kuat mengapa literasi data dan komunikasi terpercaya harus diperkuat.

Ia turut menyinggung pentingnya kode etik jurnalistik sebagai rambu di tengah derasnya arus informasi. Menurutnya, menjaga independensi, akurasi, dan profesionalitas menjadi landasan media dalam mendukung program nasional, termasuk sensus ekonomi.

Melihat luasnya spektrum pelaku usaha digital di Indonesia, Dian menilai kolaborasi media, asosiasi, pemerintah, dan komunitas kreatif menjadi kunci keberhasilan peningkatan partisipasi SE2026.

“Keterlibatan publik akan lebih kuat ketika pesan disampaikan dengan cara yang dekat dengan keseharian mereka,” katanya.

Dian berharap SE2026 dapat menjadi momentum meningkatkan literasi data masyarakat sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah dan nasional melalui kolaborasi yang lebih inklusif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan digital.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....