Ekonomi Lampung Triwulan III-2025 Tumbuh Solid 5,04 Persen
- 05 Nov 2025 17:09 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandarlampung: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menggelar Press Release Berita Resmi Statistik (BRS) di Aula BPS Provinsi Lampung pada Rabu (5/11/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, yang memaparkan empat materi utama, yaitu Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III Tahun 2025, Keadaan Ketenagakerjaan Provinsi Lampung Agustus 2025, Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2025, serta Luas Panen dan Produksi Padi di Provinsi Lampung berdasarkan Angka Sementara dan Hasil KSA Amatan September 2025.
Dalam paparannya, Ahmadriswan menyampaikan perekonomian Provinsi Lampung pada Triwulan III-2025 tumbuh sebesar 5,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year).
“Perekonomian Provinsi Lampung pada Triwulan III-2025 masih menunjukkan kinerja yang solid, tumbuh di angka 5,04 persen, bahkan menjadi yang tertinggi ketiga di Pulau Sumatera,” ujar Ahmadriswan.
Ia menjelaskan, pertumbuhan tersebut menempatkan Lampung di posisi ketiga tertinggi di Pulau Sumatera setelah Provinsi Kepulauan Riau dengan pertumbuhan 7,48 persen dan Sumatera Selatan sebesar 5,20 persen.
“Meskipun sedikit melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 5,09 persen, capaian ini menunjukkan ketahanan ekonomi daerah yang cukup baik,” katanya, menambahkan.
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Lampung Triwulan III-2025 atas dasar harga berlaku mencapai Rp135,56 triliun, sementara atas dasar harga konstan mencapai Rp76,58 triliun. Jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter), ekonomi Lampung tumbuh sebesar 0,69 persen. Secara kumulatif, hingga Triwulan III-2025, ekonomi Lampung tumbuh 5,19 persen (cumulative-to-cumulative), meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang tumbuh 4,33 persen.
| Baca juga: IHSG Melemah di Pekan pertama Juni 2026 |
Dari sisi produksi, pertumbuhan ekonomi 5,04 persen (y-on-y) didorong oleh kinerja positif sebagian besar lapangan usaha. Sektor yang mencatatkan pertumbuhan tertinggi adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 7,74 persen, diikuti oleh Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 7,35 persen, serta Konstruksi sebesar 6,96 persen.
“Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan masih menjadi tulang punggung perekonomian Lampung,” kata Ahmadriswan, menambahkan.
Namun, tiga lapangan usaha tercatat mengalami kontraksi pertumbuhan, yakni Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 6,85 persen, Pertambangan dan Penggalian sebesar 1,71 persen, serta Pengadaan Air sebesar 0,13 persen.
“Dengan capaian pertumbuhan sebesar 5,04 persen, Lampung berhasil mempertahankan posisi sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi di Sumatera,” ujarnya, mengakhiri..
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....