Perkuat Literasi Keuangan, LPS Gelar Financial Festival 2026 di Lampung

  • 15 Agt 2026 06:54 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan menghadirkan Lampung Financial Festival 2026 sebagai upaya memperkuat literasi dan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang aman, cerdas, dan bertanggung jawab.

Direktur Group Kesekretariatan LPS, Damaiyanti Sakti Maharani, mengatakan Financial Festival merupakan bagian dari rangkaian kegiatan literasi keuangan LPS yang sebelumnya telah digelar di sejumlah daerah.

“Untuk kegiatan Financial Festival ini sudah diselenggarakan dari tahun 2025. Tahun lalu kami lakukan di Medan dan Surabaya dengan total peserta antara 8.000 sampai 10.000 orang,” ujar Damaiyanti, pada acara media gathering LPS di Bandarlampung, Jumat 14 Agustus 2026.

Menurutnya, peserta kegiatan sebelumnya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, siswa-siswi hingga masyarakat umum. Sementara pada Mei 2026, kegiatan serupa digelar di Yogyakarta dan mampu menarik sekitar 10.000 pengunjung selama dua hari.

Damaiyanti menjelaskan, Financial Festival tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang edukasi keuangan melalui berbagai narasumber, diskusi, pameran, dan kelas literasi.

“Tujuannya memang untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya literasi keuangan,” katanya.

Ia menilai edukasi tersebut semakin penting di tengah maraknya berbagai produk dan layanan keuangan digital, termasuk pinjaman online serta beragam instrumen investasi. Masyarakat, khususnya generasi muda, perlu memiliki pemahaman yang memadai agar mampu mengelola keuangan secara aman dan bijak serta terhindar dari keputusan finansial yang berisiko.

Lampung Financial Festival 2026 dijadwalkan berlangsung pada 5-6 September 2026 di Novotel Bandar Lampung, dengan target sekitar 2.000 pengunjung.

Festival akan dikemas selama dua hari penuh dengan memadukan edukasi, diskusi, pameran, dan hiburan. Sejumlah tokoh inspiratif dan pemangku kepentingan nasional juga direncanakan hadir untuk memberikan edukasi dan berbagi pengalaman kepada masyarakat.

Damaiyanti menyebut sejumlah tokoh yang direncanakan hadir antara lain Menteri Keuangan, pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Giring Ganesha, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Founder dan Chairman CT Corp Chairul Tanjung.

“Kurang lebih seperti itu, jadi kami akan menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif. Masih banyak lagi tokoh yang akan hadir dalam kegiatan ini,” ujar Damaiyanti.

Selain tokoh-tokoh tersebut, rangkaian acara juga akan menghadirkan sesi dialog kebijakan, inspirational talk, mini talkshow, hingga diskusi bersama pimpinan industri perbankan dan dunia usaha.

Festival juga akan diramaikan sejumlah figur publik dan pengisi acara hiburan. Konsep tersebut sengaja dirancang agar pesan literasi keuangan dapat disampaikan dengan cara yang lebih menarik dan tidak monoton, terutama bagi generasi muda.

Salah satu agenda utama adalah kelas edukasi yang akan berlangsung pada sore hari. Peserta dapat memilih sejumlah kelas sesuai dengan minat dan kebutuhannya, termasuk pembahasan mengenai investasi kripto, investasi syariah, serta berbagai tema pengelolaan keuangan lainnya.

Selain kelas edukasi, masyarakat dapat mengunjungi pameran lembaga keuangan yang ikut berpartisipasi. Pameran tersebut diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat produk, layanan, serta lembaga yang bergerak di sektor keuangan.

Rangkaian acara juga akan diisi dengan comedy live show dan pertunjukan musik. Pada hari pertama, penyelenggara menyiapkan penampilan musik, sedangkan hari kedua akan menghadirkan stand-up comedy serta pertunjukan musik sebagai bagian dari rangkaian penutupan.

LPS juga menjadikan pelajar dan mahasiswa sebagai salah satu sasaran utama kegiatan di Lampung. Sebelum pelaksanaan festival, LPS telah melakukan kunjungan ke sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Lampung (Unila), UIN, dan Institut Teknologi Sumatera (Itera), untuk mendorong partisipasi mahasiswa.

LPS juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung untuk mengajak siswa SMA dan SMK di Bandar Lampung dan wilayah sekitarnya mengikuti kegiatan tersebut.

Damaiyanti mengatakan edukasi sejak usia sekolah penting karena generasi muda saat ini semakin mudah mengakses informasi dan berbagai penawaran investasi melalui internet.

“Kalau mulai dari SMA itu sudah dibekali uang untuk dibelanjakan. Sekarang banyak sekali informasi melalui internet, termasuk investasi yang mulai dari kecil-kecil. Takutnya mereka tidak melek keuangan, kemudian uangnya habis untuk hal-hal investasi yang tidak tepat,” jelasnya.

Karena itu, Financial Festival diharapkan dapat memberikan bekal kepada generasi muda untuk memahami cara mengelola uang, mengenali risiko investasi, serta mengambil keputusan finansial secara lebih bijak.

Dengan menggabungkan edukasi dan hiburan, LPS berharap Lampung Financial Festival 2026 dapat menjadi ruang interaktif bagi masyarakat untuk meningkatkan literasi keuangan sekaligus mengenal lebih dekat berbagai lembaga dan produk di sektor keuangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....