LaSEF 2026 Catat Business Matching Rp230 Miliar dan Tarik 7 Ribu Pengunjung
- 11 Mei 2026 12:53 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung, Lampung Sharia Economic Festival (LaSEF) 2026 sukses diselenggarakan pada 8–10 Mei 2026 di Lampung City Mall, Bandar Lampung. Hingga hari terakhir pelaksanaan, ajang ekonomi syariah terbesar di Provinsi Lampung tersebut berhasil menarik sekitar 7 ribu pengunjung serta mencatatkan penjualan mencapai ratusan juta rupiah.
Tak hanya menjadi pusat promosi produk halal dan UMKM, LaSEF 2026 juga berhasil menjembatani kebutuhan pembiayaan para pelaku usaha melalui komitmen business matching senilai Rp230 miliar untuk tahun 2026 yang berkolaborasi dengan OJK Provinsi Lampung dan mitra perbankan syariah.
Selama tiga hari penyelenggaraan, LaSEF 2026 menghadirkan berbagai program strategis yang menyentuh langsung masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, penguatan halal lifestyle, literasi ekonomi syariah, talkshow edukatif, hingga kompetisi kreatif ekonomi syariah.
Kegiatan tersebut diwujudkan melalui kolaborasi bersama lebih dari 40 pelaku usaha yang menghadirkan beragam produk unggulan, mulai dari kuliner, olahan pangan dan minuman, kopi khas Lampung, hingga produk wastra daerah.
Berbagai perlombaan turut memeriahkan rangkaian acara, di antaranya Lampung Brewpreneur Challenge 2026, Harmony in Syariah: Nasyid Competition, serta Kompetisi Dakwah Ekonomi Syariah. Kompetisi tersebut menjadi ruang ekspresi bagi para barista, kelompok nasyid, hingga dai muda berbakat di Provinsi Lampung.
Selain itu, LaSEF 2026 juga menghadirkan booth Ketahanan Pangan melalui pembagian bibit cabai gratis sebagai bentuk dukungan terhadap kemandirian pangan dalam kerangka Penguatan Halal Value Chain.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, menyampaikan bahwa penyelenggaraan LaSEF 2026 merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam memperkuat ekonomi syariah sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan.
"Melalui sinergi bersama pemerintah daerah, perbankan, lembaga keuangan syariah, akademisi, pondok pesantren, dan pelaku usaha, ekonomi syariah diharapkan mampu menjadi penggerak utama penguatan sektor riil dan pemberdayaan masyarakat di Provinsi Lampung," ujarnya. Minggu 10 Mei 2026.
Mengangkat tema “Sinergi dan Inovasi untuk Ekonomi Keuangan Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan”, LaSEF 2026 menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah sebagai salah satu pilar pendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah Provinsi Lampung dan Bank Indonesia sepakat bahwa pengembangan ekonomi syariah membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Momentum LaSEF 2026 diharapkan menjadi pijakan awal dalam memperkuat transformasi ekonomi daerah yang berlandaskan nilai keberlanjutan, inklusivitas, dan kesejahteraan masyarakat.
LaSEF 2026 juga menjadi bagian dari Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatra 2026. Para pemenang kompetisi akan mewakili Provinsi Lampung pada ajang tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....