Generasi Muda Guncang Tahta Pemimpin Chaebol Korea

  • 21 Des 2025 15:30 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandar Lampung: Korea Selatan mengalami percepatan regenerasi kepemimpinan di konglomerat raksasa (chaebol) seperti Samsung, Hyundai, LG, dan SK. Pemimpin senior digantikan generasi muda di berbagai lini bisnis.

Perubahan drastis ini dipicu tekanan kompetisi global dari perusahaan seperti Apple, Tesla, Huawei, Xiaomi, dan TSMC. Disrupsi teknologi seperti AI dan kendaraan otonom juga memaksa chaebol beradaptasi cepat.

Regenerasi tidak hanya terjadi di tingkat direksi, tetapi merambah sektor elektronik, otomotif, baterai, dan semikonduktor. Tujuannya menjaga daya saing di tengah ketidakpastian ekonomi global dan hierarki korporat tradisional yang mulai runtuh.

Tekanan eksternal, termasuk persaingan AS-China, memaksa akselerasi ini. Bahkan, promosi para penerus keluarga (sering disebut nepo babies) yang lebih muda pun dipercepat.

Menanggapi tren ini, pakar menyarankan perusahaan Indonesia belajar dari chaebol Korea. Regenerasi kepemimpinan yang cepat, inovasi, dan adaptasi menjadi kunci menghadapi disrupsi serupa.

"Korea Selatan tengah mengalami percepatan regenerasi kepemimpinan dalam skala besar, mengguncang raksasa-raksasa tersebut," demikian salah satu kutipan menonjol dari analisis ini. Pertanyaannya kini: pelajaran apa yang bisa dipetik bagi korporasi Indonesia?

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....