Bus Umum Rute Itera-MBK Segera Hadir di Bandarlampung

  • 05 Okt 2025 14:01 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandarlampung: Institut Teknologi Sumatera melalui tim Pengembang Teknologi Smart BRT Itera tengah mempersiapkan layanan moda transportasi umum Smart BRT (Bus Rapid Transit) dengan rute kawasan kampus ITERA-Mal Boemi Kedaton (MBK), Bandarlampung.

Pengembangan BRT Itera ini dilakukan tim yang terdiri dari Muhammad Abi Berkah Nadi, sebagai Ketua Tim Pengembang Teknologi Smart BRT Itera, bersama rekan tim, Goldie Melinda Wijayanti, Bernaditha Catur Marina, Mentari Pratami, Fachri Muhammad Rasyid, Verlina Agustine, Ali Muhtar, dan Meutia Nadia Karunia.

Kemudian juga disupport mahasiswa Itera, Yohanes Panjaitan, Muhammad Zahran Albara, Aulia Rahma, Muhammad Ghiffari Iskandar.

Ketua Tim Pengembang Teknologi Smart BRT Itera, Muhammad Abi Berkah Nadi, mengatakan BRT Itera-MBK ini menjadi tahap awal penerapan sistem transportasi berbasis teknologi yang dirancang untuk mendukung mobilitas masyarakat Kota Bandarlampung.

Dia menjelaskan tim Smart BRT Itera telah merampungkan rancangan penerapan teknologi untuk operasional BRT Itera-MBK, mulai dari persiapan perangkat pendukung seperti CCTV, sistem pembayaran digital, dan koneksi WiFi gratis di dalam bus.

"Jadi dalam sisi teknisnya, kami sudah menyelesaikan beberapa fitur-fitur yang dimana nanti akan kami berikan untuk pelayanan kepada penumpang. Itu nanti kami akan menyiapkan aplikasi khusus, yang dimana aplikasi ini bisa di download, tapi sementara baru secara menggunakan Android ya," kata Abi kepada RRI, Minggu (5/10/2025).

Dia menjelaskan di dalam aplikasi tersebut nanti terdapat fitur melacak posisi bus, kemudian CCTV berbasis AI untuk memantau jumlah penumpang, serta WiFi gratis yang bisa dimanfaatkan penumpang.

Salah satu inovasi utama dari Smart BRT ini adalah sistem pembayaran non-tunai, menggunakan kartu elektronik atau QRIS. Meski demikian, pembayaran tunai masih dimungkinkan dan akan dikonversi langsung ke sistem saldo kartu oleh pengemudi.

Abi menyatakan pada tahap awal, Itera rencananya akan mengoperasionalkan tiga unit bus khususnya pada jam-jam sibuk di pagi dan sore hari. Jadwal operasional dimulai pukul 06.00 pagi hingga 18.00 sore, menyesuaikan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat secara umum.

Dia menambahkan uji coba operasional BRT rute Itera-MBK direncanakan dilakukan pekan depan. Dalam rencana uji coba tersebut pihaknya juga akan menggratiskan bagi warga Kota Bandarlampung yang ingin menggunakan BRT tersebut.

"Jadi untuk uji coba ini, kami akan menggratiskan satu hari bagi masyarakat apabila ini mau menggunakan BRT rute Itera-MBK," ujarnya.

"Dalam simulasi ini kami juga melihat bagaimana simulasi ini penumpang yang ada di dalam bus kondisinya seperti apa, alat-alat yang kami gunakan bahkan aplikasi yang juga akan digunakan itu seperti apa," katanya, menambahkan.

Dia menyatakan apabila dalam simulasi ini berhasil pihaknya merencanakan melakukan focus group discussion (FGD) bersama Gubernur Lampung dan pihak Kementerian Perhubungan selaku yang memberikan bantuan hibah BRT.

"Setelah FGD ini nanti ada informasi akan launching dimana, karena harapannya ya launching dilakukan bersama Pak Gubernur," ucapnya.

Mengenai tarif, Abi menyebutkan bahwa nominalnya telah dilakukan pembahasan, namun akan diumumkan secara resmi saat launching.

"Pada saat nanti launching itu ada gebrakan, kami akan memberikan waktu kurang lebih dua atau tiga hari, itu free semua untuk pembayaran. Tapi free-nya itu mungkin tarifnya yang kami tetapkan 1 rupiah ya," jelas dia.

Dia menjelaskan hadirnya layanan transportasi umum BRT rute Itera-MBK ini diharapkan dapat mengaktifkan kembali layanan angkutan umum di Bandarlampung.

"Saat ini di Kota Bandarlampung ini yang dulunya sangat aktif sekali dengan adanya angkutan-angkutan umum, terutama yang ada dulu ada Bus Trans Lampung, terus juga ada angkutan kota juga yang mengakomodir bagi para-para penumpang. Tapi kan dengan situasi saat ini kita bisa melihatlah kondisinya memang belum terakomodir semua, bahkan sudah ada beberapa angkutan umum mati di trayek trayek tersebut," jelasnya.

Dia juga berharap kehadiran BRT Itera-MBK dapat meminimalisir kemacetan, serta mengurangi polusi dari kendaraan.

"Harapan kami memberikan fasilitas untuk angkutan umum yang kita hidupkan agar setidaknya yang pertama meminimalisir kemacetan, yang kedua adalah mengurangi volume kendaraan-kendaraan pribadi yang dimana harapannya ya menggunakan transportasi umum untuk bisa setidaknya mengurangi kemacetan, polusi dan memang harapannya bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan tarif yang murah untuk angkutan umum," ujarnya.

"Besar harapannya juga karena Itera di sini sudah memberikan dan menerapkan layanan secara teknologi, harapannya ini juga bisa memberikan pelayanan bagi para penumpang setidaknya bisa secara keamanan, kenyamanan itu sudah terpenuhi bagi para penumpang," katanya, mengakhiri.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....