Hadapi Era Media Sosial, Sanggar Maruladiva Inovasi Kemasan Tari Tradisional
- 23 Agt 2026 15:09 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Kreativitas menjadi salah satu kunci untuk menjaga seni tari tradisional tetap menarik bagi generasi muda di tengah kuatnya pengaruh media sosial dan budaya populer. Sanggar Maruladiva Lampung Utara berupaya menghadirkan kemasan seni tradisi yang tetap mempertahankan nilai budaya, namun mampu mengikuti selera generasi masa kini.
Pimpinan Sanggar Maruladiva Lampung Utara, Marudin, S.Pd., mengatakan inovasi diperlukan agar kesenian tradisional tidak dianggap ketinggalan zaman. Menurutnya, tradisi dapat dikemas secara lebih menarik, fashionable, dan eye-catching tanpa meninggalkan akar budaya yang menjadi dasarnya.
Marudin menilai generasi muda saat ini sangat cepat memperoleh informasi melalui media sosial. Kondisi tersebut mendorong pelaku seni untuk mencari cara baru dalam memperkenalkan budaya, salah satunya melalui konten kreatif yang menampilkan seni tari dan prinsip kehidupan masyarakat Lampung.
Menurut Marudin, kreativitas harus berangkat dari kehidupan sehari-hari para pelaku seni. Berbagai hal sederhana yang ditemui di lingkungan sekitar dapat menjadi sumber inspirasi untuk menghasilkan karya yang menarik, memiliki karakter, serta dapat dinikmati oleh masyarakat luas.
Upaya menghadirkan inovasi juga pernah dilakukan Marudin dengan memadukan sejumlah unsur tari dari berbagai daerah dalam satu pertunjukan. Karya tersebut menggabungkan unsur budaya Lampung, Kalimantan, Bali, Melayu Riau, dan Sumatera Barat hingga berhasil meraih juara tiga dalam salah satu kompetisi yang diikutinya.
Meski demikian, Marudin menegaskan inovasi dalam seni tetap harus disertai pemahaman terhadap karya yang dibawakan. Pelaku seni perlu mengetahui karakter dan nilai budaya dari setiap unsur yang digunakan agar pengembangan karya tidak sekadar mengejar tampilan menarik.
Ia menyebut media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana hiburan, informasi, sekaligus promosi seni tradisional kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Namun, konten seni yang diproduksi harus tetap berlandaskan pengetahuan agar batas antara tradisi dan pengembangan karya kontemporer tidak hilang.
Melalui kreativitas dan pemanfaatan media digital, Sanggar Maruladiva berharap seni tradisional Lampung dapat terus berkembang tanpa kehilangan identitas budayanya. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membuat generasi muda semakin dekat dengan seni tradisi sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....