Membangun Budaya Literasi Melalui Upaya Menumbuhkan Minat Baca Masyarakat

  • 16 Agt 2026 19:00 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung : Budaya literasi menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun masyarakat yang cerdas, kritis, dan berdaya saing. Di tengah derasnya arus informasi digital, upaya menumbuhkan minat baca perlu terus dilakukan secara konsisten melalui berbagai kegiatan literasi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Ketua Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kota Metro Muhammad Mandala Marga, M.Pd, menegaskan bahwa budaya membaca tidak dapat tumbuh secara instan, melainkan membutuhkan proses yang berkelanjutan serta dukungan dari keluarga, sekolah, komunitas, dan pemerintah.

Menurutnya, Taman Bacaan Masyarakat hadir bukan hanya sebagai tempat menyediakan buku, tetapi juga sebagai ruang belajar, berdiskusi, dan mengembangkan kreativitas masyarakat. Melalui berbagai program literasi, TBM berupaya menghadirkan kegiatan yang menarik agar membaca menjadi kebiasaan yang menyenangkan bagi anak-anak, remaja, maupun orang dewasa.

"Minat baca harus dibangun sejak usia dini. Ketika anak-anak terbiasa membaca, mereka akan memiliki kemampuan berpikir yang lebih baik, memperluas wawasan, serta mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Oleh karena itu, literasi harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat," ujar Mandala

Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi seharusnya menjadi peluang untuk memperkuat budaya literasi, bukan menjadi penghambat. Masyarakat dapat memanfaatkan berbagai sumber bacaan, baik dalam bentuk buku cetak maupun digital, selama digunakan secara bijak untuk menambah pengetahuan.

Selain itu, berbagai kegiatan seperti pojok baca, kelas literasi, bedah buku, pelatihan menulis, hingga komunitas membaca dinilai mampu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya minat baca. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun interaksi sosial sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Mandala berharap semakin banyak pihak yang berkolaborasi dalam mengembangkan gerakan literasi di Kota Metro. Menurutnya, keberhasilan membangun budaya membaca bukan hanya menjadi tanggung jawab pengelola TBM, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

"Harapan kami, budaya membaca dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Mari kita jadikan membaca sebagai kebiasaan, karena melalui membaca kita membuka jendela ilmu, memperluas wawasan, dan mempersiapkan generasi yang lebih cerdas, kreatif, serta berkarakter. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, kita dapat mewujudkan budaya literasi yang semakin kuat, tumbuh, dan berkelanjutan demi kemajuan masyarakat dan bangsa," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....