Desa Braja Kencana Perkuat Wisata dan Daya Saing UMKM

  • 07 Agt 2026 09:54 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Lampung Timur – Desa Braja Kencana, Kecamatan Braja Selebah, Kabupaten Lampung Timur, mendapat pendampingan pengembangan desa wisata sekaligus penguatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan Desa Binaan Berdampak 2026 yang berlangsung pada 29 Juli hingga 3 Agustus 2026.

Program tersebut meliputi pelatihan legalitas produk dan promosi digital bagi pelaku UMKM, pembekalan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), sosialisasi branding desa wisata dan pengelolaan media sosial, serta penyerahan peralatan penunjang produksi untuk mendukung peningkatan kapasitas usaha masyarakat.

Ketua tim pelaksana, Isna Mulyani, mengatakan penguatan legalitas dan promosi menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal.

"Legalitas mampu meningkatkan kepercayaan konsumen, sementara kemasan yang menarik dan promosi digital dapat memperluas jangkauan pasar," Ujarnya, dilansir dari Itera, Kamis, 6 Agustus 2026.

Sementara itu, sebanyak 12 pelaku UMKM mengikuti pelatihan mengenai perizinan PIRT, sertifikasi halal, keamanan pangan, pelabelan produk, desain kemasan, hingga pembuatan konten promosi digital.

Di sisi lain, sebanyak 30 peserta yang terdiri dari warga dan perangkat desa mengikuti pembekalan Pokdarwis terkait penyusunan program kerja, penerapan Sapta Pesona, serta menerima peta potensi pengembangan wisata Desa Braja Kencana sebagai acuan pengelolaan destinasi.

Selain pelatihan, pelaku UMKM juga menerima bantuan peralatan berupa mesin peniris minyak (spinner) dan alat penggiling adonan.

Kepala Desa Braja Kencana, Heru Setiawan, mengapresiasi pendampingan tersebut dan berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut untuk memperkuat kelembagaan desa wisata dan meningkatkan kapasitas UMKM lokal.

Program pemberdayaan ini dilaksanakan oleh Institut Teknologi Sumatera (Itera) melalui kolaborasi dosen Program Studi Farmasi, Pariwisata, dan Desain Komunikasi Visual, bersama mahasiswa KKN Rekognisi Itera, sebagai upaya mendorong kemandirian masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata dan usaha lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....