Keluarga Awali Literasi Moderasi Beragama Digital

  • 05 Agt 2026 19:06 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Dr. Abd. Qohar, M.Si., menekankan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama yang berperan membangun sikap moderasi beragama pada anak. Pendidikan mengenai toleransi, saling menghormati, dan menghargai perbedaan perlu dimulai dari rumah sebelum anak terjun ke ruang digital.

" Anak-anak saat ini tumbuh bersama gawai dan media sosial sehingga apa yang mereka lihat akan membentuk pola pikir serta perilaku mereka. Karena itu, orang tua harus mendampingi sekaligus memberikan contoh penggunaan media digital yang bijak." ujar Qohar.

Menurut Dr. Abd. Qohar, M.Si., keluarga perlu membiasakan anak menghormati tetangga yang berbeda agama maupun suku sebagai bentuk implementasi nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

Selain keluarga, masyarakat juga diharapkan menghidupkan kembali budaya musyawarah ketika muncul perbedaan pendapat agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

" Kebiasaan berdialog dan saling menghargai akan menciptakan lingkungan sosial yang harmonis, sekaligus membentuk karakter masyarakat yang lebih dewasa dalam menggunakan media sosial." kata Qohar.

Melalui pendidikan karakter yang dimulai dari keluarga dan didukung lingkungan masyarakat, Dr. Abd. Qohar berharap generasi muda mampu menghadirkan ruang digital yang damai, beretika, dan memperkuat persatuan Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....