Perkuat Literasi, Bunda Literasi dan Tim Literasi Kota Metro Dikukuhkan

  • 25 Feb 2026 15:59 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Metro – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menggelar Pelantikan Tim Literasi Kota Metro, Pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan dan Kelurahan, serta Pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kota Metro Tahun 2026 di Ruang Auditorium UIN Jurai Siwo Lampung, Rabu, 25 Februari 2026.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Metro, Farida, menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk penguatan sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendukung gerakan literasi daerah. Dia menjelaskan di era transformasi digital saat ini masyarakat dituntut memiliki kecakapan literasi yang lebih luas, termasuk literasi informasi dan literasi digital.

“Diperlukan upaya yang terstruktur, kolaboratif, dan berkelanjutan untuk membangun budaya literasi di seluruh lapisan masyarakat, mulai dari keluarga, satuan pendidikan, hingga komunitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah, dan salah satu indikator pentingnya adalah tingkat literasi masyarakat. Menurutnya, Kota Metro dengan visi “Metro Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya yang Religius” memiliki potensi besar dalam pengembangan gerakan literasi.

Namun demikian, Farida menegaskan bahwa penguatan ekosistem literasi membutuhkan peran aktif pemerintah daerah, organisasi profesi, komunitas, dan keluarga. Farida juga menyebut keberadaan Bunda Literasi di tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan sangat strategis dalam menumbuhkan budaya baca sejak usia dini hingga masyarakat umum.

“Bunda Literasi diharapkan menjadi figur penggerak, inspirator, sekaligus teladan dalam membangun kebiasaan membaca di lingkungan keluarga dan masyarakat,” katanya.

Selain itu, pembentukan dan pengukuhan Tim Literasi Kota Metro dilakukan sebagai wadah koordinasi serta pelaksana program-program literasi yang terarah dan terukur. Di sisi lain, Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) disebut memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pustakawan sebagai pengelola layanan informasi dan agen perubahan.

“Kami ingin memperkuat komitmen dan sinergi antar pemangku kepentingan serta menegaskan peran strategis masing-masing unsur dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui gerakan literasi,” ucapnya.

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dalam keadaan sehat dan penuh kebersamaan. Ia mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW serta meneladani nilai-nilai yang diajarkan.

Bambang menegaskan literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

“Kota Metro sebagai Kota Pendidikan memiliki tanggung jawab moral untuk terus memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat,” ujar Bambang.

Ia menyebut pengukuhan Bunda Literasi, Tim Literasi, dan IPI bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen bersama untuk menggerakkan budaya literasi dan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. Menurutnya, peran Bunda Literasi sangat strategis sebagai penggerak dan inspirator dalam membangun kebiasaan membaca sejak dini.

“Saya berharap akan lahir berbagai program kreatif dan berkelanjutan yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak lima Bunda Literasi Kecamatan, 44 anggota Tim Literasi Kota Metro, dan 38 Pengurus IPI Kota Metro resmi dikukuhkan dan dilantik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....