Peringati Hari Anak Nasional 2026, UIN RIL Gaungkan Semangat BERLIAN
- 24 Jul 2026 08:16 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggaungkan semangat BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026. Upacara yang digelar di halaman Gedung Academic & Research Center, Kamis (23/7/2026), menjadi momentum memperkuat komitmen dalam memenuhi hak dan perlindungan anak.
Upacara diikuti sivitas akademika UIN Raden Intan Lampung dengan khidmat. Bertindak sebagai pembina upacara, Rektor UIN RIL Prof. H. Wan Jamaluddin, Z., M.Ag., Ph.D., membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.
Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan". Tema tersebut menegaskan pentingnya menjadikan anak sebagai subjek pembangunan yang hak-haknya harus dipenuhi serta dilindungi dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi.
Dalam amanat Menteri PPPA disebutkan perlindungan anak tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Upaya tersebut memerlukan kolaborasi keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, media, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, akademisi, serta pemerintah pusat dan daerah.
Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. H. Wan Jamaluddin mengatakan semangat perlindungan anak harus diwujudkan melalui Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas Rana) dan kampanye BERLIAN. Menurutnya, seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab menciptakan lingkungan yang aman bagi anak, baik di rumah, sekolah, ruang publik, maupun ruang digital.
"Karena ketika seluruh bangsa bersatu melindungi anak, sesungguhnya kita sedang membangun fondasi Indonesia Emas 2045. Anak-anak yang terlindungi hari ini akan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju, adil, dan sejahtera," kata Wan Jamaluddin saat membacakan amanat Menteri PPPA.
Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 juga mengusung tagline "Sayang Anak Sayang Indonesia". Kegiatan tersebut mengedepankan lima prinsip penyelenggaraan, yakni ramah anak, desentralisasi, apresiatif, partisipatif dan kolaboratif, serta berdampak sebagai upaya memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....