PhysioAnx Itera Siap Masuki Tahap Validasi Implementasi

  • 23 Jul 2026 15:04 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Institut Teknologi Sumatera (Itera) melalui Program Studi Teknik Biomedis terus mengembangkan PhysioAnx, alat bantu skrining tingkat kecemasan berbasis respons fisiologis tubuh. Inovasi tersebut kini memasuki tahap validasi implementasi melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Gedung C Itera, sebagai bagian dari proses hilirisasi riset menuju pemanfaatan di masyarakat.

Rektor Itera, Prof. Dr. Apt. Elfahmi, mengatakan PhysioAnx diharapkan menjadi inovasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, hasil penelitian perguruan tinggi tidak boleh berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi harus dapat dikembangkan menjadi produk teknologi yang mendukung layanan kesehatan.

"Teknologi sensor pada PhysioAnx berpotensi menjadi dasar pengembangan perangkat biomedis lainnya di Itera," katanya dilansir dari itera, Kamis, 23 Juli 2026.

Ketua Peneliti PhysioAnx, Rudi Setiawan, menjelaskan alat tersebut bekerja dengan mengukur detak jantung, suhu kulit, dan konduktansi kulit untuk memberikan gambaran awal tingkat kecemasan hanya dalam waktu sekitar satu menit.

"PhysioAnx bukan alat diagnosis, melainkan perangkat skrining awal yang membantu psikolog, konselor, maupun tenaga kesehatan dalam proses pemeriksaan," ujarnya.

Menurut Rudi, PhysioAnx telah diuji pada 275 subjek melalui 573 kali pengukuran menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) sebagai pembanding. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi, presisi, recall, dan F1-score di atas 96 persen, sehingga menjadi dasar untuk melanjutkan validasi implementasi di lingkungan yang lebih luas.

Sementara itu, FGD tersebut melibatkan psikolog, guru Bimbingan dan Konseling (BK), konselor, serta pengelola layanan konseling perguruan tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....