Pemprov Lampung Perluas Skema Creative Financing Infrastruktur
- 14 Jul 2026 08:20 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong pemanfaatan skema creative financing untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah. Langkah tersebut dilakukan agar pembiayaan pembangunan tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, mengatakan kebutuhan pembangunan infrastruktur memerlukan berbagai sumber pembiayaan. Karena itu, pemerintah terus mencari terobosan agar target pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
Menurutnya, skema creative financing membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari investasi, pinjaman, hingga pemanfaatan fasilitas pembiayaan yang disediakan pemerintah pusat. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mempercepat penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
"Pak Gubernur mencari inovasi bagaimana creative financing ini membiayai infrastruktur tidak hanya dari APBD dan APBN. Banyak cara, mulai dari investasi, Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan, kolaborasi APBN dan APBD, sampai pinjaman," ujar Mulyadi, Jumat 10 Juli 2026.
Ia menjelaskan salah satu skema yang dapat dimanfaatkan berasal dari fasilitas Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan. Instrumen tersebut dinilai mampu menjadi alternatif pembiayaan pembangunan di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Mulyadi menambahkan pemanfaatan berbagai sumber pembiayaan akan mendukung pembangunan jalan, jaringan irigasi, dan infrastruktur dasar lainnya. Dengan dukungan pendanaan yang lebih beragam, pelaksanaan proyek pembangunan diharapkan dapat berlangsung lebih optimal.
Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong organisasi perangkat daerah memanfaatkan berbagai skema pembiayaan yang tersedia. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....