Pemprov Lampung Dorong Standarisasi Alat Ukur Kadar Pati Singkong
- 23 Apr 2026 15:08 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi Lampung mendorong percepatan implementasi alat ukur kadar pati yang terstandardisasi guna memberikan kepastian harga bagi petani singkong. Masalah akurasi pengukuran kadar pati selama ini masih menjadi tantangan utama yang sering memicu ketidakpastian dalam sistem transaksi di tingkat industri.
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela membawa isu krusial ini dalam rapat koordinasi bersama Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti di Jakarta. Penggunaan teknologi yang lebih akurat dinilai mampu meningkatkan efisiensi sekaligus mencegah potensi kerugian bagi petani akibat sistem pengukuran yang tidak transparan.
Kementerian Perdagangan diharapkan memberikan dukungan penuh dalam mengedukasi serta mensosialisasikan penggunaan alat ukur yang direkomendasikan kepada para pengusaha industri tapioka. Selain itu, pengawasan terhadap tera timbangan di setiap pabrik harus dilakukan secara berkala guna menjamin keadilan dalam sistem perdagangan.
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyatakan percepatan implementasi alat ukur ini sangat penting untuk membangun kepercayaan antara petani dan pelaku usaha. Ia meminta kementerian membantu mengatur regulasi teknis agar seluruh industri memiliki standar pengukuran yang seragam dan legal.
“Percepatan implementasi alat ukur kadar pati menjadi hal yang sangat penting untuk memberikan kepastian bagi petani maupun pelaku usaha,” ujar Jihan Nurlela, Kamis 23 April 2026.
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menyambut baik inisiatif tersebut dan berkomitmen untuk terus bersinergi dalam menciptakan tertib niaga di daerah. Kementerian akan melakukan penguatan pengawasan terhadap sarana perdagangan guna memastikan proses transaksi berjalan sesuai dengan norma hukum yang berlaku.
“Kementerian Perdagangan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menciptakan sistem perdagangan yang transparan,” ujar Dyah Roro Esti.
Kerja sama ini diharapkan mampu memperkokoh posisi Lampung sebagai pusat produksi ubi kayu unggulan nasional yang memiliki sistem perdagangan modern. Standardisasi yang kuat akan menjadi modal bagi Lampung untuk meningkatkan kualitas produk turunan singkong di pasar internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....