Tantangan Baru Media di Era Digital
- 13 Jun 2026 19:50 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi tantangan baru bagi media dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kekuasaan dan penyebaran informasi kepada masyarakat.
Dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung, Adam Muhammad Yanis, S.H., M.H., mengatakan media saat ini tidak hanya menghadapi persoalan hoaks, tetapi juga meningkatnya kemampuan teknologi dalam menghasilkan gambar, video, maupun informasi yang tampak meyakinkan meski belum tentu benar.
Menurutnya, kondisi tersebut dapat menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. Bahkan ketika media telah melakukan verifikasi dan bekerja sesuai kode etik, keaslian informasi yang disajikan tetap berpotensi dipertanyakan oleh publik.
Di sisi lain, pihak yang ingin membantah suatu informasi juga dapat memanfaatkan teknologi AI untuk menghasilkan data atau narasi tandingan yang belum tentu memiliki dasar yang kuat. Situasi ini membuat masyarakat semakin sulit membedakan fakta dan manipulasi informasi.
" Peningkatan kemampuan literasi digital menjadi kebutuhan mendesak. Masyarakat perlu membiasakan diri untuk melakukan pengecekan informasi melalui berbagai sumber sebelum mempercayai atau menyebarkannya." ujar Adam.
Ia menyarankan masyarakat untuk tidak langsung menerima suatu informasi sebagai kebenaran mutlak. Verifikasi melalui sumber terpercaya, media kredibel, maupun pendapat ahli tetap menjadi langkah penting guna menghindari penyebaran informasi yang menyesatkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....