Itera dan Pemkab Pesawaran Bahas Penguatan Hilirisasi Kakao dan Pariwisata

  • 29 Mei 2026 09:18 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Institut Teknologi Sumatera (Itera) bersama Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar rapat koordinasi terkait perpanjangan dan pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Ruang Rapat Gedung A Itera, Selasa, 23 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi kedua pihak dalam mendukung pembangunan daerah berbasis potensi unggulan.

Rektor Itera yang diwakili Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Ir. Arif Rohman, S.T., M.T., dalam sambutannya menegaskan komitmen Itera untuk terus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Pesawaran. Ia menyampaikan bahwa Itera sebelumnya telah menjalin kesepakatan dengan Bappeda Provinsi Lampung dalam mengawal program Desaku Maju yang akan diterapkan di 30 desa di Provinsi Lampung.

Program tersebut merupakan upaya pengembangan ekonomi desa berbasis hilirisasi komoditas unggulan daerah. Dalam implementasinya, Itera berperan melalui pengembangan teknologi tepat guna, penyusunan proses bisnis berbasis potensi lokal, serta pendampingan masyarakat. Oleh karena itu, kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.

Rapat koordinasi ini secara khusus membahas penguatan kerja sama pada sektor unggulan Kabupaten Pesawaran, yaitu perkebunan kakao dan pariwisata. Staf Ahli Bupati Pesawaran Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ir. Zainal Abidin, M.T., menyampaikan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi daerah menunjukkan tren positif, diperlukan langkah strategis agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

" Hilirisasi ilirisasi komoditas kakao yang selama ini masih banyak dipasarkan dalam bentuk bahan mentah. Melalui kolaborasi dengan Itera, diharapkan dapat dikembangkan inovasi teknologi pengolahan, penguatan industri turunan, serta integrasi sektor pertanian dengan pariwisata guna meningkatkan nilai tambah produk dan kesejahteraan petani, ujarnya.

Selain itu, pengembangan desa wisata berbasis pertanian dan keberlanjutan lingkungan menurutnya juga menjadi fokus pembahasan. Itera diharapkan dapat berkontribusi melalui dukungan riset, inovasi teknologi, serta pendampingan dalam pengembangan kawasan yang sesuai dengan karakteristik dan potensi daerah.

Rapat ini turut dihadiri oleh jajaran perangkat daerah Kabupaten Pesawaran, di antaranya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Kepala Bappeda, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, serta pejabat terkait lainnya. Dari pihak Itera, kegiatan dihadiri Dekan Fakultas Sains, perwakilan pimpinan Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan (FTIK) dan Fakultas Teknologi Industri (FTI), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), serta tim kerja sama.

Hasil koordinasi ini akan menjadi dasar dalam penyusunan fokus kerja sama yang direncanakan untuk diluncurkan secara resmi pada peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pesawaran pada Juli 2026 mendatang. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....