Pengelolaan Sampah Menjadi Budaya Baru Masyarakat

  • 18 Mei 2026 15:23 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID., Bandarlampung - Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Kini, banyak warga mulai membiasakan memilah sampah organik dan anorganik dari rumah sebagai langkah sederhana menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir.

Kementerian Lingkungan Hidup melalui platform Info3R menjelaskan bahwa pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R, yakni reduce, reuse, dan recycle, menjadi salah satu upaya penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih ramah dan berkelanjutan.

Prinsip tersebut mendorong masyarakat untuk mengurangi penggunaan barang sekali pakai, menggunakan kembali barang yang masih layak, serta mendaur ulang sampah menjadi produk baru.

Selain itu, program bank sampah juga mulai berkembang di berbagai daerah. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Bank Sampah (SIMBA) milik Kementerian Lingkungan Hidup, bank sampah tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengelolaan sampah, tetapi juga menjadi media edukasi masyarakat mengenai ekonomi sirkular dan perubahan perilaku hidup bersih.

Sampah organik seperti sisa makanan dan daun kering kini banyak dimanfaatkan menjadi pupuk kompos untuk kebutuhan rumah tangga maupun pertanian kecil. Sementara itu, sampah anorganik seperti botol plastik, kardus, dan kaleng mulai diolah kembali menjadi barang kerajinan atau bahan daur ulang yang memiliki nilai ekonomi.

Pemerintah juga terus mendorong percepatan pengelolaan sampah nasional. Kementerian Lingkungan Hidup menargetkan peningkatan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku usaha agar tercipta lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Melalui langkah sederhana seperti memilah sampah dari rumah dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, masyarakat dinilai dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan. Pengelolaan sampah yang baik tidak hanya menciptakan kawasan yang bersih, tetapi juga membantu menjaga kelestarian alam untuk generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....