Pakar dari 5 Negara Siap Bedah Inovasi Pendidikan di ICOPE Unila 2026

  • 08 Mei 2026 11:23 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – The 7th International Conference on Progressive Education (ICOPE) 2026 yang dihelat FKIP Universitas Lampung akan menghadirkan deretan pakar dari lima negara berbeda. Para narasumber ahli tersebut berasal dari Indonesia, Malaysia, Irlandia, Rusia, hingga berbagai universitas ternama di kancah global.

Deretan tokoh seperti Prof. Hasan Hariri dari Unila, Dr. Angela Farrell dari Irlandia, hingga Prof. Anna Rumyantseva dari Rusia dijadwalkan memaparkan riset terbaru mereka. Kehadiran para ahli ini bertujuan untuk memberikan perspektif mendalam mengenai tantangan dan inovasi pendidikan di era progresif.

FKIP Unila memastikan konferensi ini menjadi momentum penguatan posisi institusi dalam kancah riset internasional melalui kolaborasi publikasi yang solid. Kerja sama dengan mitra penerbit dari dalam dan luar negeri telah disepakati untuk mendukung kelancaran distribusi ilmu pengetahuan hasil konferensi.

Dekan FKIP Unila menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen dalam menjembatani luaran penelitian agar memberikan dampak luas. Fokus utama diarahkan pada kualitas artikel yang mampu bersaing untuk menembus indeksasi jurnal ilmiah internasional dan nasional.

"Kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung diseminasi hasil penelitian yang berkualitas serta memperluas jejaring akademik global," ucapnya pada Jumat, 8 Mei 2026.

ICOPE 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 12 September mendatang menjadi ajang bagi akademisi untuk saling bertukar gagasan mengenai praktik pendidikan terbaik. Panitia penyelenggara telah menyiapkan skema publikasi yang terintegrasi untuk memfasilitasi riset-riset unggulan dari para peserta.

Bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa yang ingin mempresentasikan hasil risetnya, pendaftaran dapat diakses melalui portal resmi https://icope.fkip.unila.ac.id/. Penyelenggaraan tahun ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis bagi kemajuan sistem pendidikan nasional dan internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....