Menjaga Daya Tahan Tubuh di tengah Perubahan Cuaca yang Tidak Menentu

  • 06 Mei 2026 14:09 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID Bandar Lampung - Perubahan cuaca yang sering terjadi, seperti beralihnya dari cuaca panas terik menjadi hujan lebat secara tiba-tiba, merupakan hal yang biasa terjadi di Indonesia. Meski terasa wajar, kondisi ini sebenarnya memberikan tantangan bagi tubuh.

Ketika suhu lingkungan berubah drastis, sistem pengaturan tubuh harus bekerja lebih keras untuk menyesuaikan diri, dan jika daya tahan tubuh lemah, kuman dan virus lebih mudah masuk serta menyebabkan penyakit. Gangguan kesehatan yang sering muncul antara lain batuk, pilek, demam, hingga gangguan pernapasan. Oleh karena itu, menjaga sistem kekebalan tubuh menjadi hal yang sangat penting agar kita tetap sehat dan bugar sepanjang waktu.

Dikutip dari laman Kemenkes RI.co.id, perubahan cuaca bukan sekadar bikin tidak nyaman, tapi juga bisa memicu berbagai respons dalam tubuh, yaitu:

  • Virus lebih mudah menyebar, Suhu dingin dan kelembapan tinggi jadi kondisi ideal bagi virus penyebab flu, batuk, dan ISPA.
  • Tubuh butuh adaptasi ekstra, Saat cuaca berubah, tubuh bekerja lebih keras untuk menyesuaikan diri. Energi yang seharusnya untuk imun jadi terbagi.
  • Gejala ringan lebih mudah muncul, Batuk, pilek, atau badan terasa lemas sering terjadi saat cuaca tidak stabil.

Berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga daya tahan tubuh di tengah perubahan cuaca :

Penuhi Kebutuhan Gizi Seimbang, Makanan merupakan sumber energi dan bahan baku bagi tubuh untuk membentuk pertahanan diri. Konsumsi beraneka ragam jenis makanan dengan gizi seimbang, yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak sehat, serta serat. Lebih khusus lagi, pastikan tubuh mendapatkan cukup vitamin dan mineral yang berperan penting dalam memperkuat sistem kekebalan. Vitamin C yang terdapat dalam jeruk, jambu biji, paprika, dan sayuran hijau membantu meningkatkan produksi sel kekebalan tubuh. Sementara itu, vitamin D yang bisa diperoleh dari sinar matahari pagi, ikan, dan telur, berfungsi membantu tubuh melawan zat penyebab penyakit. Selain itu, seng yang ada pada kacang-kacangan dan daging tanpa lemak juga berperan mempercepat pemulihan jika tubuh sedang sakit.

Minum Air Putih Secara Cukup, Air adalah komponen utama tubuh yang berfungsi mengangkut zat gizi, membuang zat sisa, serta menjaga suhu tubuh agar tetap stabil. Saat cuaca berubah, kebutuhan air tubuh bisa berubah pula — saat panas, tubuh mengeluarkan banyak cairan melalui keringat, sedangkan saat dingin, meskipun tidak terasa berkeringat, cairan tubuh tetap hilang melalui pernapasan dan kulit. Memastikan tubuh tidak kurang cairan membuat sistem metabolisme bekerja dengan baik, sehingga sistem kekebalan tubuh dapat berjalan sesuai fungsinya. Dianjurkan untuk minum sekitar 8 gelas atau setara dengan dua liter air putih setiap hari.

Istirahat yang Cukup dan Berkualitas, Selama kita tidur, tubuh melakukan serangkaian proses pemulihan, termasuk perbaikan sel dan pembentukan zat yang melindungi tubuh dari penyakit. Kurang tidur atau tidur yang tidak nyenyak dapat menurunkan jumlah sel pertahanan tubuh, sehingga membuat kita lebih mudah terserang penyakit, terutama saat cuaca tidak menentu. Orang dewasa disarankan untuk tidur selama 7–8 jam setiap malam, sedangkan anak-anak dan remaja membutuhkan waktu istirahat yang lebih lama.

Lakukan Aktivitas Fisik Secara Teratur, Bergerak dan berolahraga bukan hanya bermanfaat untuk menjaga berat badan yang sehat, tetapi juga sangat berguna bagi sistem kekebalan tubuh. Gerakan tubuh yang teratur melancarkan aliran darah, sehingga sel-sel pelindung tubuh dapat tersebar ke seluruh bagian tubuh dengan lebih cepat dan efektif. Olahraga juga dapat mengurangi kadar hormon stres yang jika berlebihan dapat melemahkan pertahanan tubuh.

Kelola Stres dengan Baik, Tekanan pikiran atau stres yang berlangsung lama memiliki dampak negatif bagi kesehatan fisik. Saat Anda mengalami stres, tubuh memproduksi hormon tertentu yang dapat menekan kerja sistem kekebalan tubuh, membuat tubuh menjadi kurang tangkas dalam melawan serangan penyakit. Hal ini membuat Anda lebih rentan jatuh sakit, terlebih lagi saat lingkungan juga berubah yang menambah beban penyesuaian tubuh.

Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan, Perubahan cuaca sering kali membuat bakteri dan virus berkembang biak dengan lebih mudah atau bertahan lebih lama di lingkungan sekitar. Oleh karena itu, menjaga kebersihan menjadi salah satu cara dasar namun sangat ampuh untuk melindungi diri. Biasakan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum makan, setelah beraktivitas di luar, atau setelah memegang benda yang sering disentuh orang lain. Mandi segera setelah beraktivitas atau saat tubuh terasa lengket dan berkeringat agar bakteri tidak menempel lama di kulit.

Menjaga daya tahan tubuh bukanlah hal yang sulit, namun membutuhkan kesadaran dan konsistensi dalam menerapkan kebiasaan baik sehari-hari. Dengan melakukan langkah-langkah di atas, tubuh Anda akan memiliki pertahanan yang kuat, sehingga perubahan cuaca tidak lagi menjadi ancaman kesehatan yang mengganggu kehidupan sehari-hari. Tetap sehat dan jaga tubuh Anda dengan baik, di mana pun dan kapan pun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....