Suasana Malam yang Semakin Hidup di Pasar Malam Kemiling
- 03 Jun 2026 15:36 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Sudah tiga minggu berlalu sejak pasar malam di kawasan Kemiling, Bandar Lampung kembali dibuka dan mulai meramaikan suasana sore hingga malam hari. Sejak hari pertama beroperasi, tempat ini langsung menjadi pusat perhatian warga sekitar, dan hingga kini keramaiannya justru makin bertambah, menjadikannya tempat berkumpul dan bersantai yang paling ditunggu setiap harinya.
Begitu matahari terbenam dan langit mulai berubah gelap, kawasan itu berubah total. Deretan tenda dan lapak pedagang yang berjejer rapi langsung diterangi lampu-lampu warna-warni yang berkelap-kelip, menciptakan pemandangan yang cerah dan mengundang siapa saja untuk mendekat.
Suasana hiruk-pikuk khas pasar malam langsung terasa. Suara obrolan pengunjung, panggilan pedagang, denting alat masak, hingga tawa anak-anak yang bermain, semuanya menyatu menjadi irama kehidupan malam yang hangat dan akrab.
Selama tiga minggu berjalan, variasi dagangan makin lengkap. Di sisi kuliner, aroma masakan menyebar ke seluruh penjuru—mulai dari pempek, tekwan, mie celor khas Lampung, sate, bakso bakar, hingga camilan kekinian seperti seblak, cilok, dan aneka minuman segar.
Semuanya dijual dengan harga sangat terjangkau, membuat pengunjung betah berkeliling mencicipi satu per satu. Banyak warga mengaku sengaja datang khusus untuk mencari jajanan ini, karena pilihannya makin banyak dan rasanya pun memuaskan.
Salah seorang pengunjung Rasti mengatakan, dirinya dan anak-anak hampir setiap malam berkunjung di pasar malam ini, selain tempatnya dekat dengan rumah, harga tiketnya terjangkau di kantong.
"Anak-anaknya asyik bermain komedi putar, tong setan, dan mereka juga bisa menikmati jajanan yang menggugah selera," ujar Rasti.
Bagi keluarga, tempat ini jadi rekreasi gratis. Anak-anak bisa bermain di wahana sederhana komidi putar, ayunan, atau permainan ketangkasan sambil orang tua duduk bersantai mengobrol.
Salah seorang Warga Sutikno juga mengatakan, pasar malam ini jadi ruang pertemuan yang menyatukan semua kalangan, tanpa memandang usia atau latar belakang. Dari awal dibuka hingga sekarang, suasana kebersamaan ini justru makin terasa kuat, seolah sudah menjadi bagian dari kebiasaan baru masyarakat Kemiling.
Menjelang pukul 22.00 atau 23.00 malam, keramaian mulai berkurang perlahan, tapi jejak kehangatannya tetap terasa. Sudah tiga minggu, dan pasar malam Kemiling bukan sekadar tempat jual beli, tapi sudah menjadi denyut nadi sosial dan ekonomi warga.
Keberadaannya yang baru kembali hadir ini ternyata sangat dirindukan, dan kian hari makin menegaskan posisinya sebagai pusat keramaian dan kebahagiaan sederhana di kawasan barat Bandar Lampung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....