Polres Pringsewu Gelar Simulasi Pengamanan Markas Komando

  • 09 Apr 2026 23:29 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pringsewu: Di tengah situasi yang tampak aman dan kondusif, aparat kepolisian dituntut untuk tidak lengah. Sebab, potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dapat muncul sewaktu-waktu dengan eskalasi yang sulit diprediksi. Berangkat dari kondisi tersebut, Polres Pringsewu menggelar latihan simulasi pengamanan markas komando (Sispammako) dan simulasi pengamanan kota (Sispamkota) di halaman Mapolres Pringsewu, Kamis 9 April 2026.

Latihan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Pringsewu, AKP Minan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan gangguan keamanan. Dalam simulasi tersebut, sejumlah skenario diperagakan, mulai dari situasi yang kondusif hingga kondisi yang berkembang menjadi tidak terkendali. Personel dilatih untuk mampu merespons situasi secara cepat, tepat, dan terukur, termasuk saat menghadapi potensi aksi anarkis yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra melalui Kabag Ops AKP Minan mengatakan, latihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian penting dari pembinaan kemampuan personel di tengah dinamika situasi kamtibmas yang terus berkembang.

“Beberapa waktu terakhir kita melihat perkembangan situasi, baik di tingkat nasional maupun global, yang cenderung fluktuatif. Kondisi ini tentu bisa berdampak pada stabilitas keamanan di daerah, sehingga kesiapsiagaan personel menjadi hal yang mutlak,” ujarnya.

Menurut Minan, potensi gangguan keamanan dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari aksi unjuk rasa, konflik sosial, hingga tindak kriminal yang memanfaatkan situasi tertentu. Karena itu, kata dia, seluruh personel harus memahami peran dan tanggung jawab masing-masing saat berada di lapangan, baik dalam upaya pencegahan, penanganan eskalasi, maupun pemulihan situasi.

“Melalui latihan ini, kami ingin memastikan seluruh personel memahami peran dan tanggung jawabnya di lapangan. Mulai dari langkah preventif, penanganan eskalasi, hingga pemulihan situasi harus dilakukan secara profesional,” ujarnya.

Ia menegaskan, pola pengamanan saat ini menuntut aparat tidak hanya bersikap reaktif, tetapi juga harus prediktif dan responsif terhadap setiap potensi gangguan.

“Kita harus mampu mendeteksi potensi gangguan sejak dini agar tidak berkembang menjadi ancaman nyata,” katanya.

Lebih lanjut, AKP Minan menyebut latihan ini juga menjadi bagian dari kesiapan Polres Pringsewu dalam menghadapi berbagai agenda masyarakat ke depan, termasuk potensi peningkatan aktivitas massa saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada awal Mei mendatang.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara aman dan tertib, sementara aparat hadir untuk menjamin keamanan dengan pendekatan yang profesional dan humanis,” ucapnya.

Melalui latihan ini, Polres Pringsewu menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan wilayah, sekaligus memastikan setiap personel siap menghadapi berbagai dinamika yang dapat terjadi di lapangan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....