Pringsewu Siapkan Sentra Produksi untuk Kembangkan Industri Mocaf
- 15 Mar 2026 18:34 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pringsewu - Pemerintah Kabupaten Pringsewu mempersiapkan pengembangan industri tepung mocaf (modified cassava flour) dengan membentuk sentra produksi terpusat. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas singkong yang selama ini menjadi salah satu hasil pertanian utama di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Pringsewu, Sulistyo Ningsih mengatakan, ketersediaan bahan baku singkong yang cukup melimpah menjadi modal utama pengembangan industri mocaf di daerah tersebut.
“Pringsewu sangat siap mengembangkan industri produk mocaf karena bahan baku singkong relatif melimpah di beberapa wilayah,” kata Sulistyo Ningsih, Minggu 15 Maret 2026.
Saat ini pemerintah daerah tengah melakukan pengkondisian untuk membentuk sentra produksi mocaf terpusat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menambah sejumlah peralatan produksi, termasuk solar dryer untuk proses pengeringan bahan baku.
Menurut Sulis, alat tersebut berfungsi mengeringkan chip singkong basah yang telah dipres dengan kadar air sekitar 50 persen hingga menjadi chip kering dengan kadar air sekitar 12 persen sebagai standar bahan baku mocaf. Produksi chip singkong saat ini dilakukan di tiga pekon, yakni Pekon Adiluwih, Purwodadi, dan Waringinsari Timur. Selanjutnya chip tersebut akan dikirim ke sentra pusat untuk diolah menjadi tepung mocaf.
Selain menyiapkan infrastruktur produksi, pemerintah daerah juga mempersiapkan pembentukan koperasi produksi mocaf sebagai bagian dari penguatan kelembagaan usaha. Ke depan, Pemkab Pringsewu menargetkan terbentuknya ekosistem industri mocaf yang terintegrasi mulai dari penyediaan bahan baku singkong, proses pengolahan, hingga pemasaran produk. Pengembangan industri ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas singkong sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....