Februari 2026, Inflasi Lampung Capai 2,95 Persen

  • 02 Mar 2026 17:53 WIB
  •  Bandar Lampung

‎RRI.CO.ID, Bandarlampung - Provinsi Lampung mengalami inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 2,95 persen pada Februari 2026 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat sebesar 110,11. Kenaikan ini dipicu oleh melonjaknya indeks sebagian besar kelompok pengeluaran, terutama pada sektor perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yang mencapai 21,43 persen.

‎Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, menjelaskan bahwa fluktuasi harga pada berbagai komoditas menjadi faktor utama pergerakan inflasi bulan ini. Kabupaten Lampung Timur mencatatkan inflasi tertinggi sebesar 3,74 persen, sementara Kota Bandar Lampung menjadi yang terendah dengan angka 2,48 persen.

‎"Pada Februari 2026, terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Lampung sebesar 2,95 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,11," ujar Ahmadriswan Nasution dalam laporan tertulisnya.

‎Beberapa komoditas yang memberikan andil inflasi dominan antara lain tarif listrik, emas perhiasan, bawang merah, daging ayam ras, hingga beras. Sebaliknya, kelompok pendidikan justru mengalami penurunan indeks atau deflasi yang cukup signifikan sebesar 17,97 persen.

‎Secara bulanan, tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) Februari 2026 tercatat sebesar 0,36 persen. Sedangkan untuk tingkat inflasi year-to-date (y-to-d) atau sepanjang tahun berjalan hingga Februari 2026 mengalami inflasi sebesar 0,29 persen.

‎Pemerintah daerah diharapkan terus memantau ketersediaan stok pangan dan stabilitas harga pasar untuk menjaga daya beli masyarakat. Hal ini penting mengingat beberapa komoditas pokok masih memberikan sumbangan andil yang cukup besar terhadap angka inflasi provinsi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....