Unila dan University of Seville Kolaborasi Perkuat Ketahanan Pangan
- 25 Feb 2026 14:45 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Universitas Lampung (Unila) mempertegas posisi di kancah internasional melalui kemitraan strategis dengan University of Seville, Spanyol, dalam program HARVEST Erasmus+. Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan sistem pertanian berkelanjutan serta pengembangan kapasitas riset untuk menjawab tantangan pangan dan lingkungan global.
Program yang didanai Uni Eropa ini melibatkan konsorsium delapan universitas dari Eropa dan Asia Tenggara guna membangun kepemimpinan pendidikan tinggi di bidang hak pangan. Kerja sama ini menjadi platform jangka panjang bagi Unila untuk mengadopsi praktik pertanian inovatif yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unila, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, menegaskan bahwa kolaborasi akademik global merupakan kebutuhan mendasar bagi institusi pendidikan. Kemitraan ini bertujuan mempersiapkan lulusan yang adaptif terhadap isu-isu krusial di bidang lingkungan dan kedaulatan petani.
“Kolaborasi akademik global bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk mendukung sistem pertanian berkelanjutan dan mempersiapkan lulusan yang adaptif,” ujar Prof. Ayi Ahadiat, Rabu 25 Februari 2026.
Pada fase implementasi tahun 2026, kerja sama ini diarahkan pada program penguatan kapasitas dan pelatihan lintas disiplin bagi dosen serta mahasiswa. Program tersebut mencakup pengembangan kursus singkat berbasis digital yang dapat diakses secara internasional guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Koordinator Konsorsium HARVEST dari University of Seville, Prof. Miguel Ángel Martín López, menyatakan bahwa sinergi ini juga membuka peluang pengembangan pusat inovasi mahasiswa di Lampung. Fokus utama lainnya adalah integrasi teknologi dalam manajemen sumber daya alam dan perlindungan hak-hak atas pangan di kawasan ASEAN.
Melalui kemitraan ini, Unila berkomitmen terus memperluas jejaring global untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan riset yang berdampak nyata bagi masyarakat luas. Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi pijakan kuat bagi kedua universitas untuk menciptakan solusi berkelanjutan terhadap isu perubahan iklim dan ketahanan wilayah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....