Media Sosial Populerkan Tradisi Imlek ke Masyarakat Luas
- 17 Feb 2026 19:37 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Media sosial ikut mendorong budaya Imlek semakin dikenal luas oleh masyarakat lintas latar belakang. Berbagai konten yang dibuat generasi muda membuat tradisi Imlek lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Ketua Koko Cici Lampung, Feberlianita, mengatakan perkembangan media sosial membuat generasi sekarang lebih berani memperkenalkan budaya. Aktivitas seperti membuat konten dekorasi, makanan, hingga suasana Imlek ikut memperluas pemahaman masyarakat.
Ia menyebut pada masa sebelumnya, budaya Tionghoa sering dianggap tertutup karena posisi masyarakatnya sebagai kelompok minoritas. Kondisi itu membuat sebagian orang cenderung berhati-hati untuk menonjolkan identitas budaya.
“Kalau sekarang kita berbondong-bondong, ayo kita bikin konten Imlek. Jadi toleransinya itu berkembang pesat dibanding zaman dulu,” kata Feberlianita kepada RRI, Selasa 17 Februari 2026.
Feberlianita menjelaskan situasi kini mulai berubah karena banyak masyarakat non-Tionghoa ikut antusias menyambut Imlek. Sejumlah warga bahkan ikut merasakan tradisi dan kuliner khas yang biasanya hadir dalam perayaan tersebut.
Ia menambahkan keterbukaan juga terjadi sebaliknya, ketika masyarakat Tionghoa ikut terlibat dalam tradisi hari besar agama lain. Kebersamaan seperti ngabuburit atau berbagi makanan menjadi bagian dari hubungan sosial yang terjalin baik.
Feberlianita berharap ruang digital dapat terus dimanfaatkan untuk memperkuat saling pengertian antarwarga. Ia menilai perayaan budaya yang dibagikan lewat media sosial dapat menjadi cara sederhana untuk merawat kerukunan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....