Perayaan Imlek Pererat Toleransi Antarumat Beragama di Lampung
- 17 Feb 2026 19:38 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Perayaan Tahun Baru Imlek menjadi salah satu momentum yang memperkuat toleransi sosial dan kebersamaan lintas budaya di tengah masyarakat. Saat ini tradisi Imlek semakin terbuka untuk semua kalangan, tidak hanya dirayakan oleh warga keturunan Tionghoa saja.
Ketua Komunitas Koko Cici Lampung, Feberlianita, mengatakan budaya Tionghoa sejatinya tidak bersifat eksklusif seperti anggapan sebagian orang. Menurutnya, keterbukaan itu justru terus dibangun agar masyarakat semakin mengenal dan memahami keberagaman.
“Imlek sekarang sudah semakin terbuka dengan budaya lain, misal yang non-Tionghoa mau ikut merayakan Imlek ya kita pasti welcome,” kata Feberlianita, Selasa 17 Februari 2026.
Ia menilai perkembangan media sosial turut mendorong perubahan pola pikir generasi muda dalam memperkenalkan budaya. Saat ini, banyak anak muda lebih percaya diri membuat konten budaya Imlek dan mengajak masyarakat ikut merasakan suasananya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat lintas etnis dalam perayaan Imlek menjadi bukti toleransi di Lampung terus tumbuh. Ia menyebut banyak warga non-Tionghoa juga antusias mengikuti tradisi seperti berburu kuliner hingga menikmati pertunjukan budaya.
Feberlianita menambahkan, perayaan Imlek juga dapat menjadi ruang kebersamaan yang mempererat hubungan sosial antarwarga. Hal tersebut sejalan dengan semangat persatuan yang harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia berharap toleransi seperti ini terus dipupuk melalui aktivitas budaya yang inklusif dan terbuka. Menurutnya, semakin banyak ruang perjumpaan, maka semakin kuat pula harmoni sosial di tengah keberagaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....