Hujan Deras, Puluhan Rumah di Gadingrejo Terendam
- 12 Feb 2026 22:04 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pringsewu - Hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Kamis siang (12/2/2026), memicu banjir di sejumlah titik vital. Genangan air terlihat di sepanjang Jalan Lintas Barat Sumatera, mulai dari depan Kampus UAP, SPBU Tambah Rejo, RS Mutiara Hati, hingga Jalan Raya Wates.
Air tak hanya menggenangi badan jalan, tetapi juga meluas ke permukiman warga. Di RW 01 dan RW 02 Pekon Wates Induk serta Dusun Sudodadi Pekon Wates Timur, puluhan rumah terendam dengan ketinggian air bervariasi, dari sekitar 20 sentimeter hingga setinggi lutut orang dewasa.
Kondisi tersebut sempat menghambat arus lalu lintas. Pengendara roda dua tampak ekstra hati-hati melintas agar kendaraan tidak mogok, sementara kendaraan roda empat melaju perlahan melewati genangan. Berdasarkan pendataan sementara, sedikitnya 50 rumah terdampak banjir.
| Baca juga: Alasan Momen Kecil Lebih Membekas |
“Dari dua pekon yang terdampak, ada sekitar 50 rumah yang terendam. Ketinggian air bervariasi tergantung kondisi wilayah,” kata Kapolsek Gadingrejo Iptu Sugianto mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra.
Ia menjelaskan, banjir dipicu oleh tingginya intensitas hujan, kapasitas saluran irigasi yang terbatas, sumbatan sampah di aliran kali, serta sistem drainase yang belum optimal.
Merespons situasi tersebut, aparat kepolisian bersama TNI, aparatur pekon, dan warga bergerak cepat melakukan penanganan. Kapolsek Gadingrejo bersama personel dan Babinsa Serda Yunaidi turun langsung mengatur arus lalu lintas serta membantu membersihkan sampah yang menyumbat aliran air.
Sejumlah warga juga bergotong royong membuka saluran air dengan peralatan seadanya agar genangan cepat surut. Petugas turut melakukan pendataan rumah terdampak untuk memastikan kebutuhan mendesak warga dapat segera ditangani.
“Kami sudah menerjunkan personel untuk membantu pengaturan lalu lintas dan memastikan keselamatan warga. Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk langkah penanganan lanjutan,” ujar Sugianto.
Selain mengganggu aktivitas, banjir membuat sebagian warga harus memindahkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Hingga sore hari, hujan mulai mereda dan debit air perlahan surut di beberapa titik, meski genangan masih terlihat di ruas jalan tertentu.
Kapolsek mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan susulan, tidak membuang sampah sembarangan, serta berhati-hati saat melintas di jalur terdampak.
“Keselamatan adalah yang utama. Jika genangan cukup tinggi, sebaiknya mencari jalur alternatif,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....