BKKBN Aceh Libatkan Rekan Bisnis Perkuat Budaya Anti Penyuapan
- 30 Sep 2026 22:29 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh memperkuat budaya anti penyuapan dengan melibatkan rekan bisnis. Kegiatan dilakukan melalui Training Awareness SNI ISO 37001:2025 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), Selasa, 29 September 2026.
Training tersebut digelar bersama Garuda Wahana Training Centre (GWTC) secara daring. Kegiatan diikuti aparatur sipil negara (ASN) BKKBN Aceh dan para mitra sebagai peserta aktif.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari transisi SNI ISO 37001:2016 menuju SNI ISO 37001:2025. Langkah itu juga mendukung pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, menegaskan integritas tidak boleh berhenti pada kelengkapan administrasi. Menurutnya, integritas harus dimulai dari diri sendiri dan dijaga secara konsisten dalam pekerjaan.
“Integritas tidak boleh berhenti pada dokumen atau pernyataan tertulis. Ia harus dimulai dari diri sendiri, dijaga secara konsisten, kemudian tumbuh menjadi budaya dan kebiasaan dalam bekerja,” ujarnya.
Safrina mengatakan predikat WBK yang telah diraih bukan menjadi garis akhir. Predikat tersebut justru menjadi pijakan untuk terus memperkuat tata kelola organisasi.
“Predikat WBK bukanlah garis akhir. Justru setelah mendapatkannya, tantangan kita adalah memastikan integritas benar-benar hidup dalam setiap proses kerja,” kata Safrina.
Ia menjelaskan, penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan merupakan tanggung jawab bersama. Hal itu termasuk membangun hubungan sehat dan berintegritas dengan rekan bisnis.
Narasumber Ir. Johny S. Salim, M.M., menjelaskan sejumlah poin penting terkait antipenyuapan dan fraud. Materi mencakup perbedaan hadiah, gratifikasi, suap, konflik kepentingan, hingga red flag penyuapan.
“CSR, pemberian fasilitas, atau bentuk apresiasi dari penyedia harus memiliki dasar yang jelas dan mekanisme yang transparan. Pastikan pemberian tersebut tidak dimaksudkan untuk memengaruhi keputusan,” tegas Johny.
Ia menambahkan, transisi menuju SNI ISO 37001:2025 memperkuat sejumlah aspek dalam penerapan SMAP. Aspek tersebut meliputi fungsi kepatuhan, budaya antipenyuapan, pelatihan rekan bisnis, pengelolaan perubahan, serta audit internal.
Bagi BKKBN Aceh, keterlibatan rekan bisnis menjadi bagian penting dalam menyamakan pemahaman mengenai standar etika. Penerapan SMAP diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan dan komitmen bersama dalam menjaga organisasi yang bersih dan terpercaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....