Paskibra Jadi Ruang Belajar Kepemimpinan dan Kepercayaan Diri
- 09 Sep 2026 22:09 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh : Kegiatan Pasukan Pengibar Bendera atau Paskibra tidak hanya identik dengan latihan baris-berbaris dan kedisiplinan fisik, tetapi juga menjadi ruang bagi pelajar untuk membangun keberanian, kepemimpinan dan kemampuan bekerja sama. Hal tersebut terungkap dalam program “Cek Cerita Kamu” Pro 2 RRI Banda Aceh, Selasa, 8 September 2026, yang menghadirkan tiga anggota Tim Ekskul Paskibra SMA Negeri 1 Banda Aceh.
Tiga pelajar tersebut yakni Algian Rivano Fahrezi, Fatanul Mubin dan Nathania Putri Dirwansyah, masing-masing memiliki pengalaman berbeda sebelum akhirnya terlibat dalam kegiatan Paskibra. Nathania mengaku awalnya tidak memiliki rencana untuk mengikuti Paskibra, namun keterlibatannya justru memberikan pengalaman baru di luar kegiatan akademik. “Dulu tuh di SMP sering ikut yang di luar lapangan, jadi pikir kayaknya SMA sudah selesai deh di luar lapangan, lebih fokus ke akademik,” ujar Nathania.
Berbeda dengan Nathania, Fatanul Mubin sejak SMP telah memiliki keinginan untuk mengikuti seleksi Paskibra dan terus melanjutkan aktivitas tersebut ketika memasuki jenjang SMA. Menurut Fatan, proses latihan dan seleksi memang tidak selalu berjalan sesuai harapan, namun pengalaman bersama rekan-rekan justru menjadi motivasi untuk terus berkembang. “Kalau Fatan dari awal mulanya memang sudah ada niat dari diri sendiri, dari SMP Fatan sudah mempersiapkan untuk ikut seleksi Paskibra tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.
Sementara itu, Algian Rivano Fahrezi mengenal dunia Paskibra setelah mendapat kesempatan menjadi pemimpin dalam kegiatan di sekolah, meski sebelumnya lebih banyak menekuni olahraga bola voli. Pengalaman tersebut perlahan menumbuhkan ketertarikan terhadap baris-berbaris sekaligus melatih keberanian mengambil peran di depan orang lain. “Saya punya ketertarikan terhadap baris-berbaris tiba-tiba karena disuruh guru saya waktu itu menjadi pemimpin,” ungkap Algian.
Menurut Algian, keterlibatannya dalam Paskibra membawa perubahan besar terhadap kemampuan kepemimpinannya, terutama dalam mengambil keputusan dan tampil di hadapan publik. “Setelah ikut Paskibra, alhasil saya jadi berani, jadi orang yang berani mengambil keputusan yang cepat,” ujarnya, seraya menyebut dirinya kini lebih percaya diri ketika mendapat tugas sebagai petugas upacara maupun kegiatan lain yang berkaitan dengan kepemimpinan.
Fatan juga merasakan perubahan serupa setelah menjalani proses latihan Paskibra, terutama dalam mengatasi rasa malu ketika harus tampil di depan banyak orang. “Maluan Paskibra ini mulai terbiasa dengan suasana tampil di publik, jadi Fatan yakin sama diri Fatan sendiri untuk bisa tampil di publik, di depan orang ramai,” jelasnya, sedangkan Nathania mengakui Paskibra membuatnya lebih berani bersosialisasi dan memahami cara menyelesaikan persoalan dalam sebuah tim.
Ketiga pelajar tersebut menilai pengalaman Paskibra bukan hanya tentang kemampuan fisik, tetapi juga membangun karakter dan kesiapan menghadapi berbagai situasi kehidupan. Pengalaman mereka menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler dapat menjadi ruang penting bagi pelajar untuk mengenali potensi diri, belajar bertanggung jawab dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....