BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem di Aceh hingga 30 September 2026
- 28 Sep 2026 15:43 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Provinsi Aceh. Peringatan kewaspadaan ini berlaku selama tiga hari ke depan, mulai tanggal 28 hingga 30 September 2026.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh, Nabila, dalam laporannya yang diterima RRI, Senin 28 September 2026 menyampaikan bahwa potensi cuaca ekstrem ini dipicu oleh aktivitas dinamika atmosfer yang labil.
| Baca juga: BMKG: Titik Panas di Aceh Mulai Nihil |
Aktifnya Gelombang Kelvin dan Rossby di wilayah Aceh, serta adanya daerah belokan angin dan konvergensi menjadi faktor utama yang mendukung aktivitas konvektif pemicu hujan. Selain itu, suhu muka laut yang terpantau hangat di Samudra Hindia barat Sumatera dan Perairan Timur Aceh turut berpotensi meningkatkan laju penguapan. Kondisi ini secara signifikan menambah suplai kandungan uap air di atmosfer sehingga sangat berkontribusi terhadap pembentukan awan-awan hujan di wilayah Aceh.
Secara rinci, untuk hari ini, Senin (28/9/2026), BMKG memberikan peringatan khusus untuk wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya dan Nagan Raya. Kedua wilayah ini berpotensi dilanda hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang.
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang juga berpotensi disertai angin kencang diprakirakan melanda sejumlah kabupaten/kota lainnya pada hari ini, meliputi wilayah Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Barat Daya, Aceh Utara, Gayo Lues, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, dan Kota Langsa.
Potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang-lebat ini diprakirakan masih akan berlanjut pada tanggal 29 dan 30 September 2026. Cuaca tersebut berpotensi meluas secara bergantian ke wilayah pesisir barat, selatan, tengah, hingga pantai timur, di antaranya Aceh Barat, Aceh Jaya, Aceh Singkil, Subulussalam, Simeulue, Bireuen, Pidie, Pidie Jaya, Bener Meriah, dan Aceh Timur.
Terkait kondisi tersebut, BMKG mengeluarkan sejumlah rekomendasi keselamatan bagi masyarakat. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi secara tiba-tiba pada sore dan malam hari. Fenomena hujan tiba-tiba ini sangat rentan terjadi akibat efek pemanasan cuaca yang intens pada siang harinya.
Lebih lanjut, warga diminta untuk selalu berhati-hati saat melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama menjaga keselamatan saat berkendara di tengah kondisi cuaca buruk dan angin kencang. Masyarakat juga diwajibkan untuk menghindari area di sekitar sumber air seperti danau, sungai, maupun waduk apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi atau hujan dengan durasi yang lama guna meminimalisir risiko bencana hidrometeorologi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....