Ratusan Nelayan di Aceh Besar Ikut Sekolah Lapang

  • 13 Sep 2026 13:02 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Aceh Besar - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Aceh menggelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Kabupaten Aceh Besar, Sabtu 12 September 2026 dan diikuti 102 nelayan aktif, khususnya dari Kecamatan Baitussalam.

Koordinator BMKG Provinsi Aceh, Cucu Kusmayancu, S.Kom mengatakan, SLCN merupakan program BMKG untuk meningkatkan pengetahuan nelayan mengenai kondisi cuaca dan informasi kemaritiman. Para peserta dibekali pemahaman mengenai gelombang, arus, angin, hingga pola musim angin seperti angin barat dan angin timur.

Menurutnya, pemahaman terhadap kondisi angin dan gelombang penting bagi nelayan sebelum memutuskan untuk melaut. Sebab, angin kencang dapat memicu peningkatan tinggi gelombang dan berisiko terhadap keselamatan nelayan.

"Di SLCN ini kami mengedukasi terkait dengan gelombang, arus dan angin. Angin yang kencang tentu mempengaruhi tinggi gelombang, dan ini harus kami tekankan kepada nelayan agar juga dapat menjadi langkah mitigasi untuk keselamatan nelayan ketika hendak melaut," kata Cucu.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi V, Ghufran Zainal Abidin, menyebut Sekolah Lapang Cuaca Nelayan tidak hanya berkaitan dengan keselamatan, tetapi juga dapat mendukung peningkatan kesejahteraan nelayan. Dengan memahami kondisi cuaca, nelayan tradisional diharapkan dapat menentukan waktu yang lebih tepat untuk melaut, sekaligus meningkatkan kualitas hasil tangkapan.

"Sekolah nelayan ini tentu digelar untuk mengedukasi nelayan tradisional untuk dapat memprediksi waktu terbaik untuk melaut, supaya terjaga keselamatan dan meningkatnya kualitas tangkapan," ujar Ghufran.

Melalui kegiatan ini, BMKG berharap para nelayan tidak hanya mengandalkan pengalaman saat melaut, tetapi juga menjadikan informasi cuaca sebagai salah satu pertimbangan utama sebelum beraktivitas di laut. Dengan begitu, risiko kecelakaan akibat perubahan cuaca dapat ditekan, sekaligus mendukung aktivitas penangkapan ikan yang lebih aman dan produktif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....