BMKG: Titik Panas di Aceh Mulai Nihil
- 15 Sep 2026 16:07 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat tidak terdapat titik panas atau hotspot di wilayah Provinsi Aceh berdasarkan pemantauan pada Senin, 14 September 2026.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Indah, dalam laporan yang diterima RRI, Selasa 15 September 2026, mengatakan hasil pemantauan menggunakan sejumlah sensor satelit menunjukkan tidak adanya titik panas di Aceh.
| Baca juga: BMKG Catat 13 Titik Panas Terdeteksi di Aceh |
“Dari hasil pantauan Sensor MODIS, yakni Satelit Terra, Aqua dan Suomi NPP, serta NOAA20/VIIRS, tidak terdapat titik panas di Provinsi Aceh,” kata Indah.
Pemantauan tersebut dilakukan pada periode pukul 00.00 hingga 23.00 WIB, 14 September 2026. Hasilnya menunjukkan seluruh wilayah Aceh berada dalam kondisi nihil titik panas berdasarkan deteksi satelit.
Meski demikian, BMKG mencatat titik panas terakhir terdeteksi di Aceh pada 12 September 2026. Saat itu terdapat satu titik panas yang terpantau di wilayah Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya.
Titik panas di Aceh Jaya tersebut terdeteksi dengan tingkat kepercayaan sedang. Jumlah tersebut menjadi satu-satunya titik panas yang terpantau di wilayah Aceh pada periode pemantauan 12 September 2026 pukul 00.00 hingga 23.00 WIB.
BMKG terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan titik panas di wilayah Aceh melalui data satelit. Masyarakat juga diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Upaya pencegahan diperlukan untuk mengantisipasi munculnya titik panas yang dapat berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....