Edukasi Penyuluh KB Bangun Ketahanan Keluarga sejak Dini
- 06 Agt 2026 08:18 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Penguatan ketahanan keluarga perlu dimulai sejak dini melalui edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat. Hal ini disampaikan dr.Maulid Hidayah selaku Kabid Pengendalian Penduduk da Keluarga Berencana, dalam dialog PPA yang bertema Menguatkan Ketahanan Keluarga Melalui Peran Aktif Penyuluh Kb bersama Pro1 RRI Banda Aceh, Senin 3 Agustus 2026.
“Penyuluh KB tidak hanya berfokus pada pelayanan program keluarga berencana, tetapi juga memberikan komunikasi, informasi, dan edukasi mengenai pola pengasuhan anak, kesehatan reproduksi, perencanaan kehidupan berkeluarga, serta pentingnya keterlibatan ayah dan ibu dalam mendidik anak,” jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama yang membentuk karakter, nilai, dan perilaku anak. “Oleh karena itu, edukasi kepada calon pasangan usia subur maupun keluarga muda menjadi langkah strategis untuk menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing,” ujarnya.
Menurutnya, penyuluh KB memiliki posisi strategis sebagai pendamping masyarakat di tingkat desa dan gampong. “Melalui penyuluhan rutin, kunjungan keluarga, hingga pendampingan kelompok kegiatan, penyuluh membantu masyarakat memahami pentingnya perencanaan keluarga, pencegahan stunting, serta penguatan delapan fungsi keluarga sebagai fondasi ketahanan keluarga,” ungkapnya.
Dia juga menekankan bahwa keberhasilan membangun ketahanan keluarga membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, dan seluruh anggota keluarga. Orang tua diharapkan mampu menciptakan komunikasi yang terbuka, memberikan teladan yang baik, serta mendampingi tumbuh kembang anak sejak usia dini.
“Melalui edukasi yang dilakukan secara konsisten, diharapkan semakin banyak keluarga yang memiliki kesiapan dalam menghadapi tantangan ekonomi, sosial, maupun perkembangan teknologi, sehingga mampu mewujudkan keluarga yang harmonis, mandiri, dan sejahtera sebagai fondasi pembangunan bangsa,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....