Kementerian Agama Aceh Perkuat Program Strategis Cegah LGBT

  • 20 Agt 2026 14:30 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, mengambil langkah strategis dalam upaya pencegahan persoalan Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) dengan memperkuat pembinaan masyarakat, melalui penyuluh agama di setiap kabupaten/kota.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari mengatakan para penyuluh agama memiliki peran penting dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya orang tua, agar semakin memahami pentingnya peran keluarga dalam membimbing dan mendampingi perkembangan anak.

Menurut Azhari, penguatan pembinaan juga perlu dilakukan di lingkungan madrasah dan pondok pesantren. Pendidikan karakter serta penguatan nilai-nilai agama dinilai penting untuk membekali remaja agar mampu menjaga diri dan tidak mudah terpengaruh lingkungan maupun informasi negatif.

“Pembinaan harus dilakukan secara bersama-sama, baik melalui keluarga, lembaga pendidikan, maupun lingkungan masyarakat. Anak-anak dan remaja perlu mendapatkan pendampingan yang baik agar tumbuh dengan karakter dan nilai agama yang kuat,” ujar Azhari, dalam Rapat Tindak Lanjut Pencegahan & Penanganan LGBT di ruang rapat Potda 2, Kantor Gubernur Aceh, pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Selain itu, Kemenag Aceh mendorong agar pesan-pesan edukatif terkait pembinaan keluarga, pergaulan remaja, penguatan akhlak, dan pencegahan perilaku berisiko turut disampaikan melalui khutbah Jum'at di masjid-masjid di seluruh Aceh. Azhari menilai khutbah Jum’at memiliki ruang strategis sebagai sarana edukasi keagamaan karena diikuti masyarakat dari berbagai kalangan. Ia menegaskan, upaya pembinaan tersebut membutuhkan keterlibatan keluarga, madrasah, pesantren, penyuluh agama, tokoh agama, dan masyarakat secara bersama-sama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....