Dompet Dhuafa Bersama Dinkes Perkuat Kompetensi Kader Posyandu Aceh Tamiang

  • 24 Agt 2026 12:25 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Kepala Wilayah Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Aceh, Arfan Ramadhan mengungkapkan, pemulihan pascabencana perlu dilakukan dengan memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM), sekaligus layanan yang dekat dengan masyarakat.

“Recovery tidak hanya tentang mengembalikan fasilitas yang terdampak, tetapi juga memastikan orang-orang yang menjalankan pelayanan memiliki kapasitas yang kuat. Karena itu, penguatan kader menjadi bagian penting dari upaya membangun kembali layanan kesehatan yang dapat berjalan bersama masyarakat,” kata Arfan kepada RRI, pada Senin, 24 Agustus 2026.

Untuk itu, pihaknya terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya pemulihan pascabencana, seperti kolaborasi antara LKC Dompet Dhuafa Aceh bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, Puskesmas Kejuruan Muda, dan Pemerintah Gampong (Desa) Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, melaksanakan penguatan memperkuat kapasitas kader, melalui Pelatihan 25 Kompetensi Dasar Kader Posyandu di Desa setempat, pada 21 – 22 Agustus 2026.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Recovery Kebencanaan dan Revitalisasi Posyandu, berpusat di Gedung Posyandu Desa Pangkalan. Sebanyak 27 peserta, terdiri atas 20 kader dan tujuh pihak Dinas Kesehatan. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kembali layanan kesehatan berbasis masyarakat, melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader. Kader dibekali kemampuan untuk mengidentifikasi sasaran, melakukan pengukuran dan pemeriksaan dasar, mengenali faktor risiko atau masalah kesehatan, memberikan edukasi, melakukan pencatatan, serta memastikan tindak lanjut atau rujukan.

Kegiatan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang dan dilaksanakan melalui ceramah, diskusi, demonstrasi, simulasi, studi kasus, praktik lapangan, serta post-test. Pendekatan tersebut dirancang agar kader tidak hanya memahami materi, tetapi mampu menerapkannya dalam pelayanan Posyandu di tingkat desa.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, dr. Mustakim mengapresiasi kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan ini, sehingga dapat saling mendukung dan mempercepat pemulihan pascabencana dari berbagai sektor, termasuk kesehatan.

“Alhamdulillah dengan adanya Layanan Kesehatan Cuma-cuma Dompet Dhuafa ini kita terbantu, apalagi untuk pelatihan kader ini dan fasilitatornya juga mampu mengikuti ritme dinas kesehatan, apa yang dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Mustakim.

Fasilitator Recovery Kebencanaan LKC Dompet Dhuafa Aceh wilayah Aceh Tamiang, Reza Angreini mengatakan pelatihan merupakan salah satu tahapan dalam rangkaian program yang dirancang, untuk memperkuat layanan kesehatan berbasis masyarakat.

“Kader adalah bagian penting dari pelayanan kesehatan di tingkat desa. Karena itu, penguatan kapasitas mereka menjadi fondasi agar pelayanan yang kita bangun bersama dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” ujar Reza.

Penguatan kader akan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan pendampingan dan pelayanan masyarakat hingga Desember 2026. Rangkaian program mencakup penguatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), Pos Sehat Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), skrining Penyakit Tidak Menular (PTM), edukasi KIA, pendampingan kader, serta monitoring dan evaluasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....