HAN 2026 di Aceh: Ketika Anak-Anak Dirayakan, Didengarkan, dan Diberi Ruang Bermimpi
- 23 Jul 2026 23:15 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Aceh Besar - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Aceh menjadi ruang untuk merayakan keceriaan sekaligus meneguhkan komitmen memenuhi dan melindungi hak anak. Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Provinsi Aceh bersama Dinas Sosial Aceh melalui UPTD Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe (RSAN) menggelar kegiatan bertema “Ceria Bersama Kak Bimo dan Komunitas Aceh Bermain”, Kamis 23 Juli 2026.
Kegiatan di lingkungan UPTD RSAN Aceh ini melibatkan anak binaan RSAN, Forum GenRe Aceh, Tim Kerja Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga (KSPK), serta unsur terkait. Anak-anak tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga tampil membacakan ayat suci Al-Qur’an, puisi, hingga bermain dalam sesi edukatif.
Kepala Dinas Sosial Aceh Budi Afrizal, S.KM., M.KM., membuka acara dan menegaskan komitmen pemerintah melindungi anak dan memastikan mereka tetap memiliki cita-cita. Ia juga memperkenalkan program Sekolah Rakyat gratis dari jenjang SD hingga SMA bagi anak kurang mampu.
“Kami Dinas Sosial Aceh tetap concern dalam rangka memperhatikan, melindungi, dan menjaga agar anak-anak tetap memiliki cita-cita dan akan kita bantu. Jika ada anak-anak yang kurang mampu namun memiliki cita-cita tinggi, silakan didaftarkan ke sekolah rakyat,” ujar Budi.
Suasana semakin hangat saat Kepala Dinas Sosial dan Kepala Perwakilan BKKBN Aceh Safrina Salim, S.K.M., M.Kes., membaur bersama anak-anak dalam sesi “Kak Bimo Bercerita”. Momen pembacaan puisi oleh anak binaan RSAN dan Kepala Dinas Sosial juga menjadi pengingat bahwa anak perlu ruang untuk menyuarakan harapan dan luka.
Kepala Perwakilan BKKBN Aceh Safrina Salim menyampaikan HAN adalah momentum mengingatkan bahwa pembangunan keluarga dimulai dari memastikan anak tumbuh dalam lingkungan aman dan penuh kasih.
“Anak-anak bukan hanya penerima manfaat dari pembangunan. Mereka adalah bagian penting dari masa depan keluarga dan bangsa. Karena itu, mereka perlu didengarkan, diberi ruang untuk berekspresi, dan dipastikan tumbuh dalam lingkungan yang mendukung kesehatan fisik, mental, dan sosial mereka,” ujar Safrina.
“Setiap anak harus memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang, apa pun latar belakangnya. Tugas kita bersama memastikan tidak ada anak yang merasa sendirian dalam menghadapi masa depannya,” lanjutnya.
Rangkaian acara ditutup dengan penampilan musik anak-anak PS-BM Children’s Tale tentang hak anak, serta Educational Fun Games bertema kesehatan mental. Kolaborasi BKKBN Aceh dan Dinas Sosial melalui RSAN dan Forum GenRe menunjukkan pentingnya ekosistem ramah anak, agar setiap anak di Aceh mendapat kesempatan tumbuh, belajar, bermimpi, dan didukung untuk masa depannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....