Pendidikan Anak Tidak Bisa Dibebankan Hanya kepada Sekolah

  • 02 Sep 2026 10:13 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh : Keberhasilan pendidikan anak di Kota Banda Aceh dinilai membutuhkan keterlibatan bersama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Kolaborasi ketiga unsur tersebut menjadi penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, baik di sekolah maupun di rumah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, S.Pd, M.Pd menegaskan persoalan pendidikan tidak dapat diselesaikan hanya oleh guru maupun institusi pendidikan. Menurutnya, lingkungan keluarga dan masyarakat juga memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter serta kenyamanan anak dalam menjalani proses pendidikan.

“Keberhasilan suatu pendidikan apabila tiga komponen ini menyatu, yang pertama masyarakat, yang kedua guru dan dinasnya sendiri, dan yang ketiga adalah orang tua,” ujar Sulaiman saat diwawancarai RRI pada Senin, 31 Agustus 2026.

Ia menilai apabila salah satu unsur tersebut bermasalah, persoalan pendidikan berpotensi ikut terdampak. Sulaiman juga mengingatkan agar persoalan antara orang tua dan guru tidak dibawa ke dalam hubungan dengan anak. Ia meminta masing-masing pihak melakukan introspeksi dan menghindari kebiasaan saling menyalahkan ketika terjadi persoalan di lingkungan pendidikan.

Menurut Sulaiman, komunikasi antara sekolah dan keluarga perlu diperkuat dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. Ia menyebut pihaknya tengah mendorong ruang komunikasi antara orang tua dan sekolah melalui sarana digital, sehingga perkembangan maupun persoalan anak dapat diketahui lebih cepat oleh kedua pihak.

Upaya membangun komunikasi tersebut juga diarahkan untuk menciptakan pendidikan yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak. Sulaiman mengatakan guru dan kepala sekolah perlu membuka ruang komunikasi dua arah agar suara siswa dapat didengar, sementara guru tetap dapat menyampaikan arahan dan pendampingan yang dibutuhkan peserta didik.

Di sisi lain, siswa SMP Negeri 3 Banda Aceh, Audrey Virgiawan, menilai teman sebaya juga mempunyai peran penting dalam menciptakan sekolah yang aman dan nyaman. Aisyah Naura Alfian, siswa SMP Negeri 1 Banda Aceh menekankan pentingnya saling menghargai perbedaan, menghindari perundungan, serta membantu teman yang sedang mengalami kesulitan. Pendidikan yang berkualitas pada akhirnya bukan hanya persoalan capaian akademik, tetapi hasil kerja bersama untuk memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, suportif, dan mampu mendengar suara mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....