Orang Tua Diminta Jadikan Anak sebagai Teman Berdiskusi

  • 06 Jul 2026 20:44 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Orang tua memiliki peran penting dalam membangun keberanian anak untuk menyampaikan pendapat maupun persoalan yang mereka hadapi sehari-hari. Komunikasi yang hangat di lingkungan keluarga dinilai menjadi langkah awal dalam mencegah berbagai persoalan anak, mulai dari perundungan, kekerasan, hingga tekanan mental yang kerap tidak terungkap.

Kabid Data dan Informasi Keluarga P2KBP3A Aceh Besar, Erianti, S.Ag, mengatakan anak-anak membutuhkan ruang yang aman untuk bercerita kepada orang tua tanpa rasa takut.

"Kalau tingkat keluarga, anak-anak itu harus kita rangkul dan kita jadikan teman. Kalau kita jadikan teman, dia akan bercerita kondisi apa yang dia alami di sekolah, di tempat mengaji maupun di tempat bermainnya," ujarnya saat diwawancarai RRI dalam program IDOLA (Indonesia Layak Anak) bertema "Suara Anak Aceh Besar: Partisipasi Anak Dalam Pembangunan Daerah", di Banda Aceh, pada Minggu, 5 Juli 2026.

Menurut Erianti, masih banyak anak yang memilih memendam persoalan karena khawatir dimarahi atau tidak dipercaya ketika menyampaikan apa yang mereka alami. Padahal, melalui komunikasi yang terbuka, orang tua dapat lebih cepat mengetahui apabila anak menjadi korban perundungan, kekerasan, maupun persoalan lain yang mengganggu tumbuh kembang mereka.

Ia menilai pola komunikasi yang terlalu kaku justru membuat anak menjaga jarak dengan orang tua sehingga enggan menceritakan masalahnya. "Kalau kita posisikan diri hanya sebagai orang tua yang harus didengarkan, maka suara anak itu tidak akan terdengar. Karena itu dekati mereka, ajak bermain, dan ajak bercerita," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Forum Anak Kabupaten Aceh Besar, Nailul Amalia, mengatakan lingkungan yang nyaman juga menjadi faktor penting agar anak berani menyampaikan pendapat. Menurutnya, Forum Anak berupaya menciptakan ruang diskusi yang terbuka sehingga setiap anak merasa dihargai dan tidak takut menyampaikan pengalaman maupun gagasannya kepada teman sebaya maupun pemerintah.

Nailul menambahkan, pendekatan yang dilakukan Forum Anak lebih mengedepankan kedekatan emosional daripada komunikasi formal. "Yang paling penting adalah menciptakan ruang yang nyaman sehingga anak merasa didengar. Ketika kami berbaur dengan teman-teman, mereka lebih mudah bercerita tentang persoalan yang terjadi di lingkungan mereka," ujarnya.

Melalui komunikasi yang baik antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan Forum Anak, berbagai persoalan yang dihadapi anak diharapkan dapat terdeteksi lebih dini. Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kabupaten Aceh Besar sebagai daerah yang ramah anak, di mana setiap anak memiliki ruang yang aman untuk didengar, dihargai, dan dilibatkan dalam pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....