Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini di Banda Aceh Kian Mengkhawatirkan

  • 30 Mei 2026 00:39 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Penggunaan gadget dan media digital pada anak usia dini di Kota Banda Aceh semakin meningkat dan menjadi perhatian berbagai pihak. Kondisi tersebut dinilai membawa peluang besar dalam pembelajaran, namun juga memunculkan sejumlah risiko bagi anak-anak.

Kabid Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banda Aceh, Syukriah mengatakan saat ini anak-anak sudah dikenalkan dengan teknologi sejak usia sangat dini. Bahkan, sebagian anak telah menggunakan gadget sebelum memasuki usia sekolah.

“Sekarang anak usia dua tahun sudah bisa membuka YouTube, melihat TikTok, bahkan bermain game online. Banyak orang tua yang melalaikan anak dengan HP dan ini perlu kita khawatirkan,” kata Syukriah dalam dialog interaktif di RRI Pro 1 Banda Aceh, Senin 18 Mei 2026.

Menurutnya, penggunaan teknologi digital sejak dini memang dapat menjadi sarana belajar dan hiburan. Namun di sisi lain, kondisi tersebut meningkatkan risiko kecanduan gadget, cyber bullying, hingga paparan informasi hoaks dan konten yang tidak sesuai usia anak.

Syukriah menilai pengawasan orang tua menjadi faktor penting dalam mendampingi anak menggunakan media digital. Anak-anak dinilai belum memiliki kemampuan menyaring informasi secara tepat sehingga rentan terpengaruh konten negatif di internet.

Selain itu, ia juga menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat terkait keamanan digital. Kasus penipuan online yang menyasar perempuan dan kelompok lansia masih sering terjadi, termasuk modus penipuan berkedok pembaruan data layanan tertentu.

“Perlu edukasi yang lebih masif agar masyarakat bisa lebih kritis dan berhati-hati dalam menerima informasi digital. Literasi digital bukan hanya soal bisa menggunakan teknologi, tetapi juga memahami keamanan dan dampaknya,” ujar Syukriah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....